Archive | June, 2011

KETIKA MAJELIS ILMU BERUBAH MENJADI MAJELIS TAHDZIR

28 Jun

Terjadi pada zaman ini sibuknya sebagian Ahlus Sunnah terhadap sebagian yang lainnya sikap saling caci dan saling tahzir (waspada), hal demikian telah menimbulkan perpecahan dan perselisihan serta sikap saling Hajar (menjauhi), sepantasnya yang ada diantara mereka bahkan suatu keharusan adalah saling kasih dan saling sayang, dan mereka menyatukan barisan mereka dalam menghadapi para ahli bid’ah dan Ahli Ahwa’ (pengikut nafsu sesat) yang mereka tersebut para penentang Ahlus Sunnah wal Jam’ah, hal yang demikian disebabkan oleh dua sebab;

Pertama:

Sebahaqian Ahlus Sunnah pada masa ini ada yang kebiasaan dan kesibukkannya mencari-cari dan menyelidiki kesalahan-kesalahan baik lewat karangan-karangan atau lewat kaset-kaset, kemudian mentahzir (peringatan untuk dijauhi) barangsiapa terdapat darinya suatu kesalahan, bahkan diantara kesalahan tersebut yang membuat seseorang bisa dicela dan ditahzir disebabkan ia bekerja sama dengan salah satu badan sosial agama (jam’iyaat khairiyah) seperti memberikan ceramah atau ikut serta dalam seminar yang dikoordinir oleh badan sosial tersebut, pada hal syeikh Abdul ‘Aziz bin Abdullah bin Baz dan syeikh Muhammad bin sholeh Al Utsaimin sendiri pernah memberikan muhadharah (ceramah) terhadap badan sosial tersebut lewat telepon, apakah seseorang layak untuk dicela karena ia melakukan satu hal yang sudah difatwakan oleh dua orang ulama besar tentang kebolehannya, dan lebih baik seseorang menyalahkan pendapatnya terlebih dulu dari pada menyalahkan pendapat orang lain, terlebih-lebih apabila pendapat tersebut difatwakan oleh para ulama besar, oleh sebab itu sebagian para sahabat Nabi selepas perjanjian Hudaybiyah berkata:

“Wahai para manusia!, hendaklah kalian mengkoreksi pendapat akal (arro’yu) bila bertentangan dengan perintah agama”. Continue reading

JANGAN KAU DUAKAN ‘SALAFI’-KU…

28 Jun

 

 

“Wahai saudaraku-saudaraku yang tercinta… mereka itu adalah orang-orang yang mempersempit makna salafiyah.

Mereka adalah orang -orang yang mengambil bagian persangkaan, orang-orang yang tidak menerima taubat, orang-orang yang memperbincangkan manusia dan tidak mau menyebarkan kebaikan. Merekalah orang-orang yang lebih banyak memberikan mudhorat kepada salafiyah daripada kebaikan yang mereka berikan kepadanya… Continue reading

HUKUM BELAJAR KE NEGERI KAFIR BAGI WANITA

24 Jun

rsz_belajar_ke_eropaSyaikh ‘Abdullah Al Jibrin rahimahullahmendapat pertanyaan dari seorang wanita,

“Aku ingin menyelesaikan studiku di salah satu negara Eropa. Tidak ada cara lain selain aku bepergian ke sana sendirian dan tanpa ditemani mahrom. Aku sendiri tahu bahwa nantinya aku akan tinggal di asrama yang khusus wanita sehingga tidak mungkin ada ikhtilath (campur baur dengan kaum pria). Apa hukum hal ini?”

Continue reading

RAHASIA TKW

23 Jun

Diantara TKW yang bekerja keluar negeri ada dari mereka yang janda-janda sedangkan mereka memiliki tanggungan untuk menghidupi anak-anaknya, ada juga yang gadis-gadis belia sedangkan mereka juga punya tanggungan memenuhi kebutuhan orangtua dan adik-adiknya yang miskin, belum lagi istri-istri yang mana suaminya tidak bertanggung jawab terhadapnya dan menelantarkannya, atau suaminya tidak memiliki kemampuan menafkahi keluarganya….

Semoga Allah mengampuni dosa-dosa mereka karena keterpaksaan mereka menjadi TKW dan hidup jauh tanpa didampingi oleh mahramnya. Dan semoga pula Allah memberikan kemudahan atas urusan mereka, serta hidayah kepadanya agar mereka mampu untuk istiqamah diatas agama ini secara kaaffah. Continue reading

JERITAN PERAWAN (NB: KHUSUS WANITA!)

20 Jun

Fenomena bertambahnya jumlah wanita yang terlambat menikah (perawan tua) menjadi satu perkara yang menakutkan saat ini, mengancam kebanyakan pemudi-pemudi di masyarakat kita yang Islami, bahkan di seluruh dunia. Berikut ini marilah kita mendengarkan salah satu jeritan mereka :

Majalah Al-Usrah edisi 80 Dzulqa’dah 1420 H menuliskan jeritan seorang perawan tua dari Madinah Munawaroh,”Semula saya sangat bimbang sebelum menulis untuk kalian karena ketakutan terhadap kaum wanita karena saya tahu bahwasanya mereka akan mengatakan bahwa aku ini sudah gila, atau kesurupan. Akan tetapi, realita yang aku alami dan dialami pula oleh sejumlah besar perawan-perawan tua, yang tidak seorang pun mengetahuinya, membuatku memberanikan diri. Saya akan menuliskan kisahku ini dengan ringkas.

Ketika umurku mulai mendekati 20 tahun, saya seperti gadis lainnya memimpikan seorang pemuda yang multazim dan berakhlak mulia. Dahulu saya membangun pemikiran serta harapan-harapan; bagaimana kami hidup nanti dan bagaimana kami mendidik anak-anak kami… dan.. dan… Continue reading

ROKOK TERPANJANG (31,5 KM) DAN TERMAHAL (RP.300 JUTA) DI DUNIA

20 Jun

Ana pernah hitung-hitungan mengenai rokok,

Rokok panjangnya 9 cm.
Kalau perokok aktif, biasanya menghabiskan 1 s/d 2 bungkus rokok sehari.

1 bungkus rokok = 12 batang rokok.

Untuk menghitung berapa panjang rokok yang dihisap selama hidupnya, adalah:
Panjang rokok 9 cm x 12 batang = 108 cm.
Berarti dia menghabiskan rokok sepanjang 1,08 meter dalam sehari.

Kalau dia merokok selama 40 tahun dalam hidupnya, berarti:
40 tahun = 14,600 hari (1 tahun = 365 hari).
Jadi, 108 cm x 14,600 hari = 1,576,800 cm atau 15,7 km lebih panjangnya!!

Itu yang sebungkus perhari, bagaimana dengan yang 2 bungkus perhari?

15,7 km x 2 bungkus = 31,5 km!!
Sepanjang jarak antara Jakarta sampai Bogor (Bojong Gede)…!!
Bisa masuk MURI nanti, Rokok terpanjang di dunia, dengan panjang jarak antara Jakarta s/d Bogor.

Continue reading

PERTARUNGAN SAYA DENGAN AYAM SAKTI

19 Jun

Ayam…itulah penyebab ana dahulu keluar dari aliran kebatinan dan ilmu kebal. Ketika ana bangga dengan apa yang ana miliki, yaitu ilmu kebal (tidak mempan dibacok, disiram air keras, dibakar api,dsb), punya ilmu sihir atau ajian (yang katanya karomah) dan bisa melakukan apa saja yang kita inginkan, serta punya bodyguard dari jenis setan (yang katanya khodam/pembantu dari makhluk ghaib). Namun semuanya sirna gara-gara ana dipatok ayam, sakit sekali…!!

Disitulah perlahan-lahan ana mulai sadar bahwa yang ana jalani adalah sesat dan menyesatkan.
Continue reading

HATI-HATI TINGGAL DI BOJONGGEDE (BOGOR) !

18 Jun

“Tenang saja… Tinggal di Bojong Gede (Bogor) bakalan aman gan. Gak bakalan kena Tsunami, gak bakalan kebanjiran, gak ada gempa dan gak kena gunung meletusss…”

Ini adalah perkataan dan pemahaman yang keliru, menyelisihi aqidah dalam Islam. Sikap ini merupakan tipu daya syetan dan akan mengurangi kesempurnaan tauhid yang ada pada diri seorang hamba. Ana pernah mendengar perkataan ini secara langsung dari ucapan seorang teman ana disini. Karena termasuk perkara aqidah yang wajib dimiliki oleh setiap orang beriman adalah tidak boleh merasa aman dari siksa atau adzab Allah. Tidak hanya di Bojong Gede (tempat ana tinggal) saja, melainkan dimana pun kita tinggal dan berada, hendaknya seorang yang beriman tidak merasa aman akan musibah atau adzab yang bisa menimpa kita kelak.
Continue reading

APAKAH ALLAH MAMPU MENCIPTAKAN DUNIA INI KE DALAM SEBUTIR TELUR?

18 Jun

Ibnu Abbas berkata, “Sesungguhnya syetan pernah berkata kepada Iblis,’Wahai tuan kami, kami merasa gembira atas kematian orang yang alim (berilmu), namun kami sangat sedih dengan kematian seorang yang banyak ibadahnya. Karena orang alim itu tidak memberi kesempatan kepada kami, dan dari orang yang banyak ibadahnya  kami mendapatkan banyak kesempatan dan bagian yang banyak darinya.”

“Iblis  berkata, pergilah kalian! Lalu merekapun pergi kepada orang yang banyak ibadahnya. Tatkala mereka datang, ahli ibadah itu sedang beribadah. Syetan-syetan itu berkata kepadanya,’Apakah Tuhanmu berkuasa untuk menciptakan dunia ini dalam sebutir telur’. Si ahli ibadah menjawab,’Saya tidak tahu’. Iblis berkata kepada syetan, ‘Tidakkah kamu melihat bahwa itu adalah jawaban yang kufur’?”

“Kemudian syetan-syetan itu mendatangi seorang alim (ahli ilmu) dalam majlis ta’limnya. Syetan-syetan itu berkata, ‘kami ingin bertanya kepadamu’. Syetan berkata, ‘Apakah Tuhanmu mampu menjadikan dunia ini dalam sebutir telur?’ Si alim menjawab, ‘Ya’ Syetan menyangkal,’Bagaimana bisa?’ Si alim menjawab, ‘Cukup Dia mengatakan ‘Kun'(Jadi-lah), maka akan terjadi’. Lalu Iblis berkata kepada syetan-syetan,’Tidakkah kamu melihat, bagaimana ia mampu menahan hawa nafsunya, dan ia mampu menangkal tipu dayaku dengan ilmu agamnya’.”

(Masha’ib al Insan min Maka’id asy Syaithan, oleh Syaikh Taqiyuddin al Hanbali)
Continue reading

SEORANG SALAFI TIDAK SOMBONG WALAUPUN KEPADA ANJING (BINATANG).

17 Jun

Artikel ini adalah kelanjutan dari artikel sebelumnya, yang berjudul “JANGAN SOMBONG JIKA SUDAH ‘MENGAKU’ SALAFI”. Bisa dilihat disini artikelnya: https://gizanherbal.wordpress.com/2011/06/02/jangan-sombong-jika-sudah-mengaku-salafi/

Sombong terhadap orang lain adalah termasuk perkara yang dibenci Syari’at. Banyak ayat dan hadits yang memerintahkan manusia agar menjauhi sikap yang tercela ini. Jika seorang muslim saja wajib menjauhi sikap sombong kepada seseorang, apalagi jika dia seorang Salafi? Dimana dia dituntut untuk mengikuti manhajnya para Salafush Shalih dalam beragama, termasuk aqidah maupun adab dan akhlaqnya. Begitu halnya sikap kepada seekor anjing, hendaknya seorang Salafi menghindari sikap sombong walaupun kepada seekor anjing.

Salah satu sifat rendah diri seorang imam yang pantas dicontoh adalah apa yang dilakukan oleh tokoh pembesar madzhab syafi’i Abu Ishaq asy-Syirazi -rahimahullah-. Pada suatu hari beliau berjalan di suatu jalan umum bersama para sahabatnya. Ketika sedang berjalan, tiba-tiba beliau berpapasan dengan seekor anjing. Lalu pemiliknya mengusir anjing itu (sebagai bentuk penghormatan untuk beliau). Melihat perlakuan orang itu, beliau melarangnya dan mengatakan: ”Biarkanlah anjing itu, tidakkah engkau mengerti bahwa jalan ini adalah milik bersama, untukku dan untuk anjing itu ?!” (Majmu’ Syarh al-Muhadzdzab, jilid 1, hlm. 6).
Continue reading