BERSYUKUR SAAT MENGHADAPI UJIAN ATAU MUSIBAH.

2 Jun

Utk yg sdg dilanda cobaan atw musibah. Bersyukurlah, krn engkau tdk sendirian. Dibalik itu ada org2 yg juga sdg dilanda cobaan/musibah spt engkau. Engkau kira cobaan yg kau hadapi sgt berat? pdhal bagi mrk cobaan yg kau hadapi sgt kecil dan tdk berarti. Tdkkah engkau kenal dgn Nabi Ayyub yg kehilangan seluruh harta, keluarga/anak2nya dan ditimpa penyakit yg lama?
Bgt juga Sumayyah (ibunya Ammar bin Yasir) yg ditusuk kemaluannya smp tembus ke punggungnya oleh Abu Jahal. Kesabarannya Mush’ab bin Umair yg rela meninggalkan popularitas, kekayaan dan keluarganya demi bersama Rasulullah, shg dia harus hid…up miskin, bahkan ketika wafat dia tidak memiliki apa2 yg bisa digunakan utk kain kafannya kecuali selimutnya saja yg tdk sampai menutupi kakinya. Abu Qilabah yg diuji dgn tidak memiliki kedua tangan dan kedua kaki, sdgkan dia dlm keadaan buta, dan dlm kondisi spt itu dia harus kehilangan anak satu2nya krn dimakan serigala. Dan banyak lagi orang2 terdahulu yg telah mengalami ujian dan cobaan jauh lebih berat dari sekedar apa yg kita alami. Dimanakah engkau dibandingkan mereka?

Allah ta’ala berfirman,

أَحَسِبَ النَّاسُ أَنْ يُتْرَكُوا أَنْ يَقُولُوا آمَنَّا وَهُمْ لا يُفْتَنُونَ (٢)

“Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi?” (Al Ankabu…ut: 2).

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda, ‘Sesungguhnya sabar itu terdapat pada hentakan pertama.’ (HR. Bukhari Muslim).

Khabbab ibnul Arat radhiallahu ‘anhu berkata,

شَكَوْنَا إِلَى رَسُولِ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – وَهْوَ مُتَوَسِّدٌ بُرْدَةً لَهُ فِى ظِلِّ الْكَعْبَةِ ، قُلْنَا لَهُ أَلاَ تَسْتَنْصِرُ لَنَا أَلاَ تَدْعُو اللَّهَ لَنَا قَالَ « كَانَ الرَّجُلُ فِيمَنْ قَبْلَكُمْ يُحْفَرُ لَهُ فِى الأَرْضِ فَيُجْعَلُ فِيهِ ، فَيُجَاءُ بِالْمِنْشَارِ ، فَيُوضَعُ عَلَى رَأْسِهِ فَيُشَقُّ بِاثْنَتَيْنِ ، وَمَا يَصُدُّهُ ذَلِكَ عَنْ دِينِهِ ، وَيُمْشَطُ بِأَمْشَاطِ الْحَدِيدِ ، مَا دُونَ لَحْمِهِ مِنْ عَظْمٍ أَوْ عَصَبٍ ، وَمَا يَصُدُّهُ ذَلِكَ عَنْ دِينِهِ ، وَاللَّهِ لَيُتِمَّنَّ هَذَا الأَمْرَ حَتَّى يَسِيرَ الرَّاكِبُ مِنْ صَنْعَاءَ إِلَى حَضْرَمَوْتَ ، لاَ يَخَافُ إِلاَّ اللَّهَ أَوِ الذِّئْبَ عَلَى غَنَمِهِ ، وَلَكِنَّكُمْ تَسْتَعْجِلُونَ

“Kami mengadu kepada rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika beliau berada di bawah naungan Ka’bah dan berbaring berbantalkan selimut. Kami berkata kepada beliau “(Wahai rasulullah), tidakkah engkau meminta pertolongan bagi kami dan berdo’a kepada-Nya untuk membantu kami?” Nabi pun menjawab, “Dahulu seorang pria dari umat sebelum kalian telah (dipaksa untuk melepas keimanannya dengan) badannya dikubur dalam sebuah galian yang diperuntukkan baginya. Kemudian sebilah gergaji diletakkan di atas kepalanya dan dirinya pun dibelah dua dengan gergaji tersebut, meskipun demikian hal itu tidak membuatnya berpaling dari agamanya. Demikian pula terdapat seorang yang tubuhnya disisir dengan sisir besi sehingga nampaklah tulang dan urat tubuhnya, meskipun demikian hal itu tidak membuatnya berpaling dari agamanya. Demi Allah, Dia akan menyempurnakan agama ini sehingga seorang pengendara yang berangkat dari Shan’a menuju Hadramaut tidak lagi takut kecuali kepada Allah atau dia hanya khawatir terhadap serigala yang akan menerkam kambing gembalaannya. (Kemenangan itu pasti akan datang), namun kalian terlalu tergesa-gesa.”[HR. Bukhari: 3416]

2 Responses to “BERSYUKUR SAAT MENGHADAPI UJIAN ATAU MUSIBAH.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: