SU’UZHAN KEPADA SEORANG IMAM MASJID

2 Jun

Dulu ana pernah su’uzhan kepada salah seorang Imam Masjid, karena ana tidak pernah melihat beliau shalat sunnah (di masjid) kecuali sedikit sekali. Setiap beliau datang di masjid, langsung iqamat (karena sengaja datang agak terlambat), dan setelah selesai shalat, beliau berdzikir kemudian langsung pulang tanpa shalat sunnah. Setelah ana tahu ilmunya, hilanglah su’uzhan tsb.

Shalat sunnah lebih utama dilaksanakan di rumah daripada di masjid (kcuali shalat sunnah tertentu, spt tahiyatul masjid, tarawih, khusuf, dan lainnya). Berdasarkan hadits,
“Hendaklah kalian manusia melaksanakan shalat (sunnah) di rumah kalian karena sebaik-baik shalat adalah shalat seseorang di rumahnya kecuali shalat wajib.” (HR. Bukhari no. 731)

Diriwayatkan dari Bakar bin Ma’iz bahwa ia berkata, “Ar Rabi’ tidak pernah terlihat shalat sunnah di masjid kaum-nya seumur hidupnya, kecuali sekali.” (Shifatush Shafwah, 3/61)

Itulah salah satu sikap Salaf yg semangat dalam mengamalkan sunnah, mencari keikhlasan dan menjauhi riya’.

 

Recent Posts :

2 Responses to “SU’UZHAN KEPADA SEORANG IMAM MASJID”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: