HATI-HATI TINGGAL DI BOJONGGEDE (BOGOR) !

18 Jun

“Tenang saja… Tinggal di Bojong Gede (Bogor) bakalan aman gan. Gak bakalan kena Tsunami, gak bakalan kebanjiran, gak ada gempa dan gak kena gunung meletusss…”

Ini adalah perkataan dan pemahaman yang keliru, menyelisihi aqidah dalam Islam. Sikap ini merupakan tipu daya syetan dan akan mengurangi kesempurnaan tauhid yang ada pada diri seorang hamba. Ana pernah mendengar perkataan ini secara langsung dari ucapan seorang teman ana disini. Karena termasuk perkara aqidah yang wajib dimiliki oleh setiap orang beriman adalah tidak boleh merasa aman dari siksa atau adzab Allah. Tidak hanya di Bojong Gede (tempat ana tinggal) saja, melainkan dimana pun kita tinggal dan berada, hendaknya seorang yang beriman tidak merasa aman akan musibah atau adzab yang bisa menimpa kita kelak.

Jangan kita mengira bahwa pepohonan dan taman-taman yang hijau itu akan abadi, jangan kita mengira bahwa rumah yang kita tempati dengan aman dan nyaman bisa menyelamatkan kita dari adzab Allah. Jika Allah menghendaki maka keadaan bisa saja berubah dalam sekejap. Dia bisa mendatangkan siksa-Nya sewaktu-waktu dan kapan saja, waktu malam ketika kita lelap tertidur, ataupun dipagi yang cerah ketika kita sedang bermain dan bercanda ria dengan anak dan keluarga kita.

Firman Allah Ta’ala (artinya):
“Maka apakah penduduk negeri-negeri itu merasa aman dari kedatangan siksaan Kami kepada mereka di malam hari di waktu mereka sedang tidur?” (QS. Al-’Araaf [7]: 97).

“Atau apakah penduduk negeri-negeri itu merasa aman dari kedatangan siksaan Kami kepada mereka di waktu matahari sepenggalan naik ketika mereka sedang bermain?” (QS. Al-’Araaf [7]: 98).

“Maka apakah mereka merasa aman dari adzab Allah (yang tiada terduga-duga)? Tiada yang merasa aman dari adzab Allah kecuali orang-orang yang merugi.” (Al-A’raf: 99).

Diriwayatkan dari Ibnu ‘Abbas Radhiyallahu ‘anhuma bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam ketika ditanya tentang dosa-dosa besar, beliau menjawab: “Yaitu: syirik kepada Allah, putus asa dari rahmat Allah, dan merasa aman dari makar Allah.” (HR Al-Bazzar dan Ibnu Abi Hatim, isnadnya hasan).

Abdurrazzaq meriwayatkan dari Ibnu Mas’ud Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: “Dosa-dosa besar yang paling besar ialah syirik kepada Allah, merasa aman dari siksa Allah, berputus harapan dari rahmat Allah dan berputus asa dari pertolongan Allah.”

Referensi :
– “Kitab Tauhid” karangan Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab. Bab Larangan Merasa Aman Dari Siksa Allah Dan Berputus Asa Dari Rahmatnya.
– “Ilal Aminin min Makrillah”, Abdul Hamid bin Abdur Rahman As-Suhaibany.(Dept. Ilmiah) http://www.alsofwah.or.id

 

Recent Posts :

5 Responses to “HATI-HATI TINGGAL DI BOJONGGEDE (BOGOR) !”

  1. anonymous 1 November 2014 at 18:01 #

    ah ane dari jaman buyut tinggal disitu kagak gimana2, klo sentimen ama temen, jgn ama bojong2nya ente hujat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: