Archive | 20:37

AKAL ADA DI HATI

11 Oct

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah ditanya:

Apakah akal itu letaknya ada di dalam otak atau di dalam Qalbu?

 

Beliau menjawab :

 

 

Alhamdulillah was shalatu was salam ‘ala Rasulillah, amma ba’d: Continue reading

SURAT DARI WANITA NASRANI (EDISI LENGKAP)

11 Oct

Surat Seorang Wanita Nasrani di Malaysia kepada Sahabatnya, Seorang Wanita Muslimah di Indonesia

Oleh: Mamduh Farhan Al Buhairi

Ada seorang wanita nasrani yang membangun sebuah hubungan persahabatan kuat dengan seorang wanita muslimah. Kemudian, setelah dia safar ke Malaysia, dia menulis sebuah surat panjang kepada sahabatnya itu di Indonesia. Tujuan terpenting dari surat tersebut adalah mengajak sahabatnya untuk memeluk agama nasrani. Dia berusaha dengan sungguh-sungguh untuk mempengaruhinya dengan membatilkan agama Islam, serta meragukan kebenarannya. Lalu dia pun menyampaikan banyak syubhat untuk memporak-porandakan keimanannya terhadap Islam. Kemudian dia menasehatinya, serta mendorongnya agar memeluk agama nasrani, karena dia akan binasa dan tidak bisa hidup kekal jika tidak beriman kepada Yesus, sebab Yesus adalah satu-satunya jalan keselamatan. Tanpa beriman kepadanya, kebaikan apapun yang dia kerjakan tidak akan diterima.
Continue reading

NIKMATNYA MEMILIKI ISTRI SIMPANAN

11 Oct

Hadits Mu’adz t;

« لاَ تُؤْذِي امْرَأةٌ زَوْجَهَا فِي الدُّنْيَا. إِلاَّ قَالَتْ زَوْجَتُهُ مِنَ الْحُورِ الْعِينِ: لاَ تُؤْذِيهِ، قَاتَلَكِ الله، فَإِنَّمَا هُوَ عِنْدَك دَخِيلٌ يُوشِكَ أَنْ يُفَارِقَكِ إِلَيْنَا »
“Tidak ada seorang isteri yang menyakiti suaminya di dunia melainkan bidadari yang menjadi pasangannya berkata: “Jangan engkau sakiti dia -semoga Allah melaknatmu- sesungguhnya ia hanyalah bertamu (di rumahmu), hampir saja ia berpisah meninggalkanmu menuju kami.” (Shahih al-Jami’: 7192)

Continue reading

GADIS KECIL ITU…

11 Oct

Aku akan meriwayatkan kepada anda kisah yang sangat berkesan ini, seakan-akan anda mendengarnya langsung dari lisan ibunya.

Berkatalah ibu gadis kecil tersebut:

Saat aku mengandung putriku, Afnan, ayahku melihat sebuah mimpi di dalam tidurnya. Ia melihat banyak burung pipit yang terbang di angkasa. Di antara burung-burung tersebut terdapat seekor merpati putih yang sangat cantik, terbang jauh meninggi ke langit. Maka aku bertanya kepada ayah tentang tafsir dari mimpi tersebut. Maka ia mengabarkan kepadaku bahwa burung-burung pipit tersebut adalah anak-anakku, dan sesungguhnya aku akan melahirkan seorang gadis yang bertakwa. Ia tidak menyempurnakan tafsirnya, sementara akupun tidak meminta tafsir tentang takwil mimpi tersebut. Continue reading