HATI-HATI DENGAN JILBAB INI! -FULL PICS- (KHUSUS WANITA!!)

15 Oct

Inilah yang kami sedihkan pada kaum wanita saat ini. Zaman sudah semakin rusak. Perzinaan di mana-mana. Pornografi yang sudah semakin marak. Bahkan hal-hal porno semacam ini bukan hanya digandrungi oleh orang dewasa, namun juga anak-anak. Bahkan terakhir ini yang sudah membuat kami semakin geram, tidak sadar-sadarnya wanita dalam berpakaian. Saat ini sangat berbeda dengan beberapa tahun silam. Sekarang para wanita sudah banyak yang mulai membuka aurat. Bukan hanya kepala yang dibuka atau telapak kaki, yang di mana kedua bagian ini wajib ditutupi. Namun, sekarang ini sudah banyak yang berani membuka paha dengan memakai celana atau rok setinggi betis. Ya Allah, kepada Engkaulah kami mengadu, melihat kondisi zaman yang semakin rusak ini.

Kami tidak tahu beberapa tahun mendatang, mungkin kondisinya akan semakin parah dan lebih parah dari saat ini. Mungkin beberapa tahun lagi, berpakaian ala barat yang transparan dan sangat memamerkan aurat akan menjadi budaya kaum muslimin. Semoga Allah melindungi keluarga kita dan generasi kaum muslimin dari musibah ini.

Tanda Benarnya Sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

صِنْفَانِ مِنْ أَهْلِ النَّارِ لَمْ أَرَهُمَا قَوْمٌ مَعَهُمْ سِيَاطٌ كَأَذْنَابِ الْبَقَرِ يَضْرِبُونَ بِهَا النَّاسَ وَنِسَاءٌ كَاسِيَاتٌ عَارِيَاتٌ مُمِيلاَتٌ مَائِلاَتٌ رُءُوسُهُنَّ كَأَسْنِمَةِ الْبُخْتِ الْمَائِلَةِ لاَ يَدْخُلْنَ الْجَنَّةَ وَلاَ يَجِدْنَ رِيحَهَا وَإِنَّ رِيحَهَا لَيُوجَدُ مِنْ مَسِيرَةِ كَذَا وَكَذَا

“Ada dua golongan dari penduduk neraka yang belum pernah aku lihat: [1] Suatu kaum yang memiliki cambuk seperti ekor sapi untuk memukul manusia dan [2] para wanita yang berpakaian tapi telanjang, berlenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang miring. Wanita seperti itu tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya, walaupun baunya tercium selama perjalanan sekian dan sekian.” (HR. Muslim no. 2128)

Hadits ini merupakan tanda mukjizat kenabian. Kedua golongan ini sudah ada di zaman kita saat ini. Hadits ini sangat mencela dua golongan semacam ini. Kerusakan seperti ini tidak muncul di zaman Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam karena sucinya zaman beliau, namun kerusakan ini baru terjadi setelah masa beliau hidup (Lihat Syarh Muslim, 9/240 dan Faidul Qodir, 4/275). Wahai Rabbku. Dan zaman ini lebih nyata lagi terjadi dan kerusakannya lebih parah.

Saudariku, pahamilah makna ‘kasiyatun ‘ariyatun’

An Nawawi dalam Syarh Muslim ketika menjelaskan hadits di atas mengatakan bahwa ada beberapa makna kasiyatun ‘ariyatun.

Makna pertama: wanita yang mendapat nikmat Allah, namun enggan bersyukur kepada-Nya.

Makna kedua: wanita yang mengenakan pakaian, namun kosong dari amalan kebaikan dan tidak mau mengutamakan akhiratnya serta enggan melakukan ketaatan kepada Allah.

Makna ketiga: wanita yang menyingkap sebagian anggota tubuhnya, sengaja menampakkan keindahan tubuhnya. Inilah yang dimaksud wanita yang berpakaian tetapi telanjang.

Makna keempat: wanita yang memakai pakaian tipis sehingga nampak bagian dalam tubuhnya. Wanita tersebut berpakaian, namun sebenarnya telanjang. (Lihat Syarh Muslim, 9/240)

Pengertian yang disampaikan An Nawawi di atas, ada yang bermakna konkrit dan ada yang bermakna maknawi (abstrak). Begitu pula dijelaskan oleh ulama lainnya sebagai berikut.

Ibnu ‘Abdil Barr rahimahullah mengatakan,

“Makna kasiyatun ‘ariyatun adalah para wanita yang memakai pakaian yang tipis yang menggambarkan bentuk tubuhnya, pakaian tersebut belum menutupi (anggota tubuh yang wajib ditutupi dengan sempurna). Mereka memang berpakaian, namun pada hakikatnya mereka telanjang.” (Jilbab Al Mar’ah Muslimah, 125-126)

Al Munawi dalam Faidul Qodir mengatakan mengenai makna kasiyatun ‘ariyatun,

“Senyatanya memang wanita tersebut berpakaian, namun sebenarnya dia telanjang. Karena wanita tersebut mengenakan pakaian yang tipis sehingga dapat menampakkan kulitnya. Makna lainnya adalah dia menampakkan perhiasannya, namun tidak mau mengenakan pakaian takwa. Makna lainnya adalah dia mendapatkan nikmat, namun enggan untuk bersyukur pada Allah. Makna lainnya lagi adalah dia berpakaian, namun kosong dari amalan kebaikan. Makna lainnya lagi adalah dia menutup sebagian badannya, namun dia membuka sebagian anggota tubuhnya (yang wajib ditutupi) untuk menampakkan keindahan dirinya.” (Faidul Qodir, 4/275)

Hal yang sama juga dikatakan oleh Ibnul Jauziy. Beliau mengatakan bahwa makna kasiyatun ‘ariyatun ada tiga makna.

Pertama: wanita yang memakai pakaian tipis, sehingga nampak bagian dalam tubuhnya. Wanita seperti ini memang memakai jilbab, namun sebenarnya dia telanjang.

Kedua: wanita yang membuka sebagian anggota tubuhnya (yang wajib ditutup). Wanita ini sebenarnya telanjang.

Ketiga: wanita yang mendapatkan nikmat Allah, namun kosong dari syukur kepada-Nya. (Kasyful Musykil min Haditsi Ash Shohihain, 1/1031)

Kesimpulannya adalah kasiyatun ‘ariyat dapat kita maknakan: wanita yang memakai pakaian tipis sehingga nampak bagian dalam tubuhnya dan wanita yang membuka sebagian aurat yang wajib dia tutup.

Tidakkah Engkau Takut dengan Ancaman Ini???

Lihatlah ancaman Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Memakai pakaian tetapi sebenarnya telanjang, dikatakan oleh beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, “wanita seperti itu tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya, walaupun baunya tercium selama perjalanan sekian dan sekian.”

Perhatikanlah saudariku, ancaman ini bukanlah ancaman biasa. Perkara ini bukan perkara sepele. Dosanya bukan hanya dosa kecil. Lihatlah ancaman Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam di atas. Wanita seperti ini dikatakan tidak akan masuk surga dan bau surga saja tidak akan dicium. Tidakkah kita takut dengan ancaman seperti ini?

Jika ancaman ini telah jelas, lalu kenapa sebagian wanita masih membuka auratnya di khalayak ramai dengan memakai rok hanya setinggi betis? Kenapa mereka begitu senangnya memamerkan paha di depan orang lain? Kenapa mereka masih senang memperlihatkan rambut yang wajib ditutupi? Kenapa mereka masih menampakkan telapak kaki yang juga harus ditutupi? Kenapa pula masih memperlihatkan leher?!

Sadarlah, wahai saudariku! Bangkitlah dari kemalasanmu! Taatilah Allah dan Rasul-Nya!

Berikut adalah contoh jilbab-jilbab yang keliru!

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Bonus:

 

 

 

 

 

 

 

 

SYARAT-SYARAT JILBAB SYAR’I:

1. Menutupi seluruh badan.

2. Tidak diberi hiasan-hiasan hingga mengundang pria untuk melihatnya.

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

“Katakanlah (ya Muhammad) kepada wanita-wanita yang beriman: hendaklah mereka menundukkan pandangan mata dan menjaga kemaluan mereka, dan jangan menampakkan perhiasan mereka kecuali apa yang biasa nampak darinya. Hendaklah mereka meletakkan dan menjulurkan kerudung di atas kerah baju mereka (dada-dada mereka)…” (An-Nuur: 31)

3. Tebal tidak tipis.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Akan ada nanti di kalangan akhir umatku para wanita yang berpakaian tapi hakikatnya mereka telanjang…”

Kemudian beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“… laknatlah mereka karena sesungguhnya mereka itu terlaknat.” (HR. Ath-Thabrani dalam Al-Mu`jamush Shaghir dengan sanad yang shahih sebagaimana dikatakan oleh Syaikh Albani dalam kitab beliau Jilbab Al-Mar’ah Al-Muslimah, hal. 125)

Kata Ibnu Abdil Baar rahimahullah: “Yang dimaksud Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam sabdanya (di atas) adalah para wanita yang mengenakan pakaian dari bahan yang tipis yang menerawangkan bentuk badan dan tidak menutupinya maka wanita seperti ini istilahnya saja mereka berpakaian tapi hakikatnya mereka telanjang.”

4. Lebar tidak sempit.

Usamah bin Zaid radhiyallahu ‘anhuma berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memakaikan aku pakaian Qibthiyah yang tebal yang dihadiahkan oleh Dihyah Al-Kalbi kepada beliau maka aku memakaikan pakaian itu kepada istriku. Suatu ketika beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya: “Mengapa engkau tidak memakai pakaian Qibthiyah itu?” Aku menjawab: “Aku berikan kepada istriku.” Beliau berkata: “Perintahkan istrimu agar ia memakai kain penutup setelah memakai pakaian tersebut karena aku khawatir pakaian itu akan menggambarkan bentuk tubuhnya.” (Diriwayatkan oleh Adl-Dliya Al-Maqdisi, Ahmad dan Baihaqi dengan sanad hasan, kata Syaikh Al-Albani rahimahullah dalam Jilbab, hal. 131).

5. Tidak diberi wangi-wangian.

Karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Wanita mana saja yang memakai wangi-wangian lalu ia melewati sekelompok orang agar mereka mencium wanginya maka wanita itu pezina.” (HR. An Nasai, Abu Daud dan lainnya, dengan isnad hasan kata Syaikh Al-Albani dalam Jilbab, hal. 137).

6. Tidak menyerupai pakaian laki-laki.

Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu mengatakan: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melaknat laki-laki yang memakai pakaian wanita dan wanita yang memakai pakaian laki-laki.” (HR. Abu Daud, Ibnu Majah dan lainnya. Dishahihkan Syaikh Al-Albani dalam Jilbab, hal. 141).

7. Tidak menyerupai pakaian wanita kafir.

Karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam banyak sabdanya memerintahkan kita untuk menyelisihi orang-orang kafir dan tidak menyerupai mereka baik dalam hal ibadah, hari raya/perayaan ataupun pakaian khas mereka.

8. Bukan merupakan pakaian untuk ketenaran, yakni pakaian yang dikenakan dengan tujuan agar terkenal di kalangan manusia, sama saja apakah pakaian itu mahal/mewah dengan maksud untuk menyombongkan diri di dunia atau pakaian yang jelek yang dikenakan dengan maksud untuk menampakkan kezuhudan dan riya.

Berkata Ibnul Atsir: Pakaian yang dikenakan itu masyhur di kalangan manusia karena warnanya berbeda dengan warna-warna pakaian mereka hingga manusia mengangkat pandangan ke arahnya jadilah orang tadi merasa bangga diri dan sombong. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Siapa yang memakai pakaian untuk ketenaran di dunia maka Allah akan memakaikannya pakaian kehinaan pada hari kiamat kemudian dinyalakan api padanya.” (HR. Abu Daud, Ibnu Majah dengan isnad hasan kata Syaikh Albani dalam Jilbab, hal. 213).

Sumber:

– “Berjilbab Tapi Telanjang”, http://bahterailmu.wordpress.com

– kitab Jilbab Al-Mar’ah Al-Muslimah, oleh Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani rahimahullah.

– “Jilbab yang Sesuai dengan Syariat”, http://www.asysyariah.com

https://gizanherbal.wordpress.com

Oleh Abu Fahd Negara Tauhid.

 

 

Recent Posts :

29 Responses to “HATI-HATI DENGAN JILBAB INI! -FULL PICS- (KHUSUS WANITA!!)”

  1. eki 23 October 2011 at 05:47 #

    Mari berdoa, bagi diri sendiri dan juga orang lain.Semua orang sudah ada jalannya masing”. Berprasangka baiklah kepada mereka yang belum paham akan ini, berdoa lebih baik dari pada menekan dan menyalahkan orang lain..

    Mari berlomba dalam kebaikan🙂

  2. mi goreng 12 March 2012 at 13:02 #

    OPO OPOAN IKI CUK???? Perempuan kudu tinggal di gua???

    • gizanherbal 12 March 2012 at 14:04 #

      bukan di gua, tapi di rumah.
      firman Allah Tabaraka wa Ta’ala:
      “Dan tetaplah kalian tinggal di rumah-rumah kalian dan jangan bertabarruj (berhias) sebagaimana tabarruj orang-orang jahiliyah yang dahulu.” (Al-Ahzab: 33)

      • Freedom 22 June 2012 at 07:52 #

        Moso perempuan begitu? dipandangan islam??? islam kah ini???

  3. yogi 28 August 2012 at 07:55 #

    sepertinya anda terlalu sempit menafsirkan alquran dan al hadist, dari penjelasan diatas jelas tidak ada kesederajatan antara laki dan perempuan, seolah-olah perempuan tidak boleh beraktifitas di luar rumah, apa bedanya dengan perempuan pingitan, dari beberapa contoh gambar jilbab diatas ada beberapa yang membuat saya bingung, kenapa disensor. walau kebanyakan gambar diatas memang salah. jangan selalu menyalahkan wanita sebagai sumber maksiat, setahu saya laki laki juga dilarang memandang wanita yang membuka aurat dengan berlebihan, islam itu agama yang memudahkan, bukan agama yang menyulitkan umatnya,

    • gizanherbal 28 August 2012 at 19:51 #

      Anda salah berkomentar disini, karena artikel ini diperuntukkan khusus untuk wanita, tidak untuk laki2. Kecuali jika anda menjadi wanita, maka silahkan berkomentar atau berargumen disini, dan akan ana respon, insya Allah.

      • lovely 20 September 2012 at 22:10 #

        nah lo,, kl liat gambar d atas emang sih ada beberapa yg salah,, tp ada jg yg ga masalah menurutku.. contoh ni ye,, kl lg karate atw angkat besi ky gt apa iy hrs pake jilbab yg gombrong” gt?? trs mnrt anda jilbab yg baik dan yg benar untuk muslimah berenang itu sprti apa??

    • ridjal 4 October 2013 at 08:32 #

      yogi…istighfar yg banyak…jika anda muslim, ?

  4. Hariyadi Dzun Nurain 29 August 2012 at 16:10 #

    Semoga para musimah banyak yang membaca artikel ini dan merupakan hidayah baginya , untuk admin teruslah bersemangat utk berdakwah ya akhi…..

  5. siwi 30 August 2012 at 09:45 #

    ijin share akhi

  6. Bang Uddin 1 November 2012 at 14:29 #

    Sekarang kita berada di zaman alai, semua berubah menjadi alai atau berlebihan, tapi sebenarnya dari dulu juga yang namanya anak muda itu pasti tingkahnya sangat alai, apalagi dalam hal merayu sang pujaan hati.

    Banyak banget rayuan yang sangat lucu hingga benar-benar membuat wanita tersanjung, suatu rahasia umum juga kalau wanita itu sangat suka dibohongi, rayuan disini sifatnya penyedap, seperti royco atau sasa pada masakan.

    Misalnya :

    “Sayang, banyak gadis cantik di sana, tapi kamu yang paling cantik ..”.

    Hmmmmmmmmm, ini harus diteliti, apa benar begitu?

    “Sayang, aku selalu ingin berada di hatimu ..”.
    “Cintaku, kamu permatahatiku ..”.

    Ini yang terbaru :

    co : “Sayang, habis ini kita jalan-jalan yuk ..”.
    ce : “Kemana ..?”.
    co : “Menjalani sisa hidup kita ..”.

    hehehehe =))

    • nopiah wid 29 January 2014 at 00:59 #

      zaman boleh saja berubah, tetapi isi Alqur’an dan apa saja perintah2 yang ada di dalamnya tidak akan berubah samapi kapanpun.

  7. ummu na'ilah 18 November 2012 at 16:23 #

    fotony kok g keluar?
    bnyk permpuan yg justru mrasa terkekang krn aturan2 hijab,pdhl yg bkn sulit y diri mrka sndr. mengaku muslim,shlt, tp mnjlnkn perintah Allah hnya perintah yg mnguntungkn diriny sj yg lain pura2 tdk tau astagfirullah, gregetan sy sm wanita2 yg ngaku modern pdhl gayany g beda sm manusia primitif

  8. ridwan 18 February 2014 at 06:34 #

    agama itu fleksibel bro, tergantung yg menjalankanx, mau neraka atau surga?

  9. mido 15 April 2014 at 19:04 #

    Informasi yang sangat menarik.

    Dapatkan Tips Sehat Murah. Klik» http://solusisehatmurah.blogspot.com

  10. Wahyoe 16 April 2014 at 10:51 #

    Bgmn dgn wanita2 yg terpaksa utk bekerja di luar rumah krn suami tdk sanggup memberi nafkah atau misalkan janda2 yg berprofesi spt yg ada di gambar di atas (polisi/tentara/atlet). Toh mrk sdh berusaha utk menutup aurat. Jaman sdh berubah, sebaiknya jangan berpikir terlalu sempit dan menghakimi mrk salah atau benar krn Hakim yg Paling Adil adalah Allah SWT.

  11. Bella Arischa M 18 April 2014 at 14:50 #

    Jujur aja.. saya blm berpakaian syar’ih.. bener2 syar’ih.. Tapi gk separah yg diatas juga sih –” hmm.. msh di kalangan hijabers:/
    Mungkin wktu make, biasa aj.. tpi stlh liat foto2 ny.. ya ampun.. malu banget..
    Stlh saya renungin.. fktor utama knpa saya msh kya gini, lingkungan dan umur.. remaja jmn skrg lbh mikirin org lain nilaix gmna bkan Allah SWT nilaix gmna (?)
    Satu hal yg paling saya benci.. Kenapa kbyakan org yg liat wanita make “burkha+niqab” pasti disangkut pautkan sama “teroris” trmasuk ibu saya. Saya aj dilarang kras brpakaian sprti it, mkax drpd gk make sama skali.. mnding ikut yg style hijab dulu, artis udh pda byak yg berhijab.. *style mrka dianggap pas untuk rmaja (oleh ibu saya)
    Tapi.. setelah baca artikel ini.. saya bener2 kaya ditampar..udh hmpir 6th saya baligh tpi msih kaya gini😥
    THX A LOT FOR INSPIRING ARTICLE.. SUCH A GREAT REMINDER.. MAY ALLAH GUIDE US TO THE RIGHT PATH..AMEEN

  12. ummu aqila 3 May 2014 at 16:25 #

    bismilah.. hidup dakwah!! jangan mendebat aturan Allah jika anda muslim.. ikutilah apa yg Allah perintahkan dalam Alquran sunnah RasulNya.. jangan sekali kali berbicara dengan akal , apakah anda merasa lebih pintar dari Allah dan RasulNya? tundukan hawa nafsu dengan tunduk pada perintah Allah.. wallahualam bi showab

  13. Cacing kepanasan 12 May 2014 at 02:48 #

    Sekalian ajha bungkus kek pocong biar sempurna…ckckck

  14. Maxgrosir 31 May 2014 at 10:37 #

    waduhhh ternyata banyak juga yang kacau ya ? baru tahu aku!!

  15. sida 22 June 2014 at 04:18 #

    Wanita yg berjilbab wanita yg tau akan ilmu agama,jika ia tau maka pntasnya ia punya rasa malu yg besar,
    Malu memperlihatkan auratnya
    malu disentuh lawan jenis yg blum layak untuknya

    Malu sbagian dari iman
    Dan rasa malu juga dpt mnjaga kehormatan dan kesucian

  16. Raditya 17 July 2014 at 04:01 #

    Diskriminasi sekali ini orang, jilbab renang diciptakan supaya perempuan muslim bisa berenang dengan simple, kocak sekali anda…

    • negaratauhid 3 November 2014 at 11:11 #

      Justru membuat jilbab renang yg bahannya tipis, ketat, membentuk tubuh kelihatan sexy, itu sama saja melecehkan Islam. Boleh tau anda ngaji sama siapa? Ana mau tahu siapa ustadz anda yg membolehkan wanita memakai pakaian seperti itu.

  17. novika 5 September 2014 at 15:06 #

    kalau jdi tentara , polisi, sama karate masa harus buka jilbab?itu gmn yaa?kalau sudah terlanjur jdi polisi tru bru dpt hidayah pke jilab gmungkin dy mengundurkan diri karena udh ikatan dinas,, paling bisa pensiiun dini itupun klo umur udh tua

    • negaratauhid 3 November 2014 at 06:56 #

      Semoga mereka bisa memperhatikan masalah yg penting ini. Jangan diabaikan atau diremehkan, karena hijab itu lbh utama dan penting dari gaji2 mereka.

  18. halimah 5 October 2014 at 15:51 #

    Sorry yah mnrt aq ini terlalu berlebihan, emg mnrt penulis yg bner sperti apa? Kalo apa2 ga boleh skalian saja ngga usah bergaul, dirumah aman toh ngga memamerkan aurat. Wanita skrg juga berprofesi spt yg difoto atlet polisi dll mereka ada seragam lalu mereka jg ngga mau lepas jilbab mereka bknnya itu bagus? Namanya laki2 biar ketutup klo ud bejat sama aja, nenek2 aja bs diembat wkwkwkwk

    • negaratauhid 3 November 2014 at 06:47 #

      Biasanya seseorang yg sombong akan membantah jika dinasehati ttg kebenaran.

  19. sugarlessgirl 5 October 2014 at 17:16 #

    so semua wanita muslim tidak boleh berenang? gaboleh nntn bioskop? gblh nntn konser? gaboleh olahraga? sepak bola, berenang, karate, lari, angkat besi?
    sumber nya darimana?

    mungkin tujuannya baik, tapi jangan sampai berlebihan sampe2 para wanita muslimah merasa semakin banyak tuntutan/larangan/beban sehingga memberatkan sebagai wanita muslim.

    • negaratauhid 3 November 2014 at 06:44 #

      Apakah berenang harus telanjang bulat atau berpakaian seksi sambil memperlihatkan ke manusia? Ajaran Islam yg mana itu? Orang yg awam agama saja tahu kalo itu tdk baik.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: