HAFAL AL QUR’AN VS HAFAL INJIL

16 Nov

AKHWAT: “Pak Pendeta, di dunia ini ada banyak orang yang hapal Al Qur’an diluar kepala. Apakah ada orang yang hapal Alkitab diluar kepala?”

PENDETA (bertitle Doctor Teology): “Di dunia ini tidak mungkin ada yang hapal Alkitab di luar kepala. Sejenius apa pun orang itu, tidak mungkin dia bisa hapal Alkitab di luar kepala, sebab Alkitab itu adalah buku yang sangat tebal, jadi sulit untuk dihapal. Berbeda dengan Al Qur’an. Al Qur’an adalah buku yang sangat tipis, makanya mudah dihapal.”

(Jawaban pendeta tersebut terlalu singkat, tidak rasional dan sangat merendahkan bahkan melecehkan AI Qur’an)

Dengan jawaban pak Pendeta hanya seperti itu, karena penasaran, kami maju ke depan, merebut mikropone yang ada ditangan akhwat tersebut, dan melanjutkan pertanyaan akhwat tadi. (maaf disini kami pakai nama pengganti HILS)

HILS : “Maaf pak Pendeta, tadi bapak katakan bahwa Al Qur an adalah buku yang sangat tipis, makanya gampang dihapal diluar kepala. Tapi pak Pendeta, bahwa setipis-tipisnya Al Qur’an, ada sekitar 500 s/d 600 halaman, jadi cukup banyak juga lho!! Tapi kenyataannya di dunia ini ada jutaan orang yang hapal Al Qur’an diluar kepala. Bahkan anak kecil sekalipun banyak yang hapal diluar kepala, walaupun artinya belum dipahami. Sekarang saya bertanya kepada pak Pendeta, Alkitab itu terdiri dari 66 kitab bukan? Jika pak Pendeta hapal satu surat saja diluar kepala (1/66 saja), semua yang hadir disini jadi saksi, saya akan kembali masuk agama Kristen lagi! Ayo silahkan pak Pendeta!”

Mendengar tantangan saya seperti itu, situasi jadi tegang, mungkin audiens yang muslim khawatir, jangan-jangan ada salah satu Pendeta yang benar-benar hapal salah satu surat saja di dalam Alkitab tersebut. Seandainya ada yang hapal, berarti saya harus tepati janjiku yaitu harus masuk Kristen kembali. Karena para Pendetanya diam, saya lemparkan kepada jemaat atau audiens Kristen yang dibelakang.

HILS :  “Ayo kalian yang dibelakang, jika ada diantara kalian yang hapal satu surat saja dari Alkitab ini diluar kepala, saat ini semua jadi saksi, saya akan kembali masuk ke agama Kristen lagi, silahkan!!”

Masih dalam situasi tegang, dan memang saya tahu persis tidak akan mungkin ada yang hapal walaupun satu surat saja diluar kepala, tantangan tersebut saya robah dan turunkan lagi. Saat itu ada beberapa Pendeta yang hadir sebagai pembicara maupun sebagai moderator. Mereka itu usianya bervariasi, ada yang sekitar 40, 50 dan 60an tahun. Pada saat yang sangat menegangkan, saya turunkan tantangan saya ke titik yang terendah, dimana semua audiens yang hadir, baik pihak Kristen maupun Islam semakin tegang dan mungkin sport jantung.

HILS :  “Maaf pak Pendeta, umur andakan sekitar 40, 50 tahun dan 60an tahun bukan? Jika ada diantara pak Pendeta yang hapal SATU LEMBAR saja BOLAK BALIK ayat Alkitab ini, asalkan PAS TITIK KOMANYA, saat ini semua jadi saksinya, aku kembali masuk agama Kristen lagi!! Silahkan pak!”

Ketegangan yang pertama belum pulih, dengan mendengar tantangan saya seperti itu, situasi semakin tegang, terutama dipihak teman-teman yang beragama Islam. Mungkin mereka menganggap saya ini gila, over acting, terlalu berani, masak menantang para Pendeta yang hampir rata­rata bertitel Doctor hanya hapalan satu lembar ayat Alkitab saja. Suasana saat itu sangat hening, tidak ada yang angkat suara, mungkin cemas, jangan-jangan ada yang benar-benar hapal ayat Alkitab satu lembar saja. Karena para pendeta diam seribu bahasa, akhirnya saya lemparkan lagi kepada jemaat atau audiens yang beragama Kristen.

HILS :  “Ayo siapa diantara kalian yang hapal satu lembar saja ayat Alkitab ini, bolak balik asal pas titik komanya, saat ini saya kembali masuk Kristen. Ayo silahkan maju kedepan!”

Ternyata tidak ada satu pun yang maju kedepan dari sekian banyak Pendeta maupun audiens yang beragama Kristen. Akhirnya salah seorang Pendeta angkat bicara sebagai berikut:

PENDETA: “Pak Insan, terus terang saja, kami dari umat Kristiani memang tidak terbiasa menghapal. Yang penting bagi kami mengamalkannya.”

HILS : “Alkitab ini kan bahasa Indonesia, dibaca langsung dimengerti! Masak puluhan tahun beragama Kristen dan sudah jadi Pendeta, selembar pun tidak terhapal? Kenapa? Jawabnya karena Alkitab ini tidak murni wahyu Allah, maka­nya sulit dihapal karena tidak mengandung mukjizat! Beda dengan Al Qur’an. Di dunia ini ada jutaan orang hapal diluar kepala, bahkan anak kecilpun banyak yang hapal diluar kepala seluruh isi Al Qur’an yang ratusan halaman. Padahal bahasa bukan bahasa kita Indonesia. Tapi kenapa mudah dihapal? Karena Al Qur’an ini benar-benar wahyu Allah, jadi mengandung mukjizat Allah, sehingga dimudahkan untuk dihapal. Soal mengamalkannya, kami umat Islam juga berusaha mengamalkan ajaran Al Qur’an. Saya yakin jika bapak-bapak benar­benar mengamalkan isi kandungan Alkitab, maka jalan satu-satunya harus masuk Islam. Bukti lain bahwa Al Qur’an adalah wahyu Allah, seandainya dari Arab Saudi diadakan pekan Tilawatil Qur’an, kemudian seluruh dunia mengakses siaran tersebut, kami umat islam bisa mengikutinya, bahkan bisa menilai apakah bacaannya benar atau salah. Dan ketika mengikuti siaran acara tersebut, tidak perlu harus mencari kitab Al Qur’an cetakan tahun 2000 atau 2005. Sembarang Al Qur’an tahun berapa saja diambil, pasti sama. Beda dengan Alkitab. Seandainya ada acara pekan tilawatil Injil disiarkan langsung dari Amerika, kemudian seluruh dunia mengaksesnya, kitab yang mana yang jadi rujukan untuk di ikuti dan dinilai benar tidaknya? Sama-sama bahasa Inggris saja beda versi, jadi sangat mustahil jika ada umat Kristiani bisa melakukan pekan tilawatil Injil, karena satu sama lainnya berbeda.”

Alhamdulillah dari sanggahan kami seperti itu mendapat sambutan hangat dan aplaus dari audiens yang beragama Islam. Oleh sebab itu kami serius menyediakan hadiah uang tunai sebesar Rp. 10.000.000.­(sepuluh juta rupiah) bagi siapa saja umat Kristiani yang bisa hapal ayat-ayat Alkitab walau 100 lembar saja bolak balik atas pas titik komanya. Bagi yang ingin mencobanya, kami persilahkan hubungi kami bila ada yang bisa menghapalnya diluar kepala, tanpa harus membuat satupun kesal.

(“Mustahil Kristen Bisa Menjawab”, Oleh : H. Insan LS Mokoginta)

Jumlah Penghafal Al-Qur’an di Indonesia Terbanyak di Dunia

Indonesia kali ini boleh berbangga. Pasalnya, ternyata jumlah penghafal Alquran di Indonesia tertinggi di dunia, yakni mencapai 30 ribu orang. Arab Saudi bahkan hanya memiliki 6.000 orang penghafal Alquran.
Namun jangan gembira dulu, jumlah tersebut masih terhitung sedikit jika dibandingkan dengan jumlah keseluruhan penduduk Indonesia yang sekitar 234 juta orang.

”Jadi lomba Musabaqah hafalan Alquran dianggap penting agar bisa terus menghasilkan penghafal Alquran dan hadits di kemudian hari,” ujar Koordinator Sekretariat Musabaqah Tahunan Hafalan Alquran Sultan Bin Abdul Aziz Tingkat Nasional, Gunaim Ikhsan, Jumat (24/9).

Acara yang berlangsung sejak Jumat (24/9) hingga Ahad (26/9) ini, kata Gunaim, masih memperlombakan lima cabang utama. Yakni hafalan 30 juz Alquran, 20 Juz Alquran, 15 Juz Alquran, 10 Juz Alquran, serta hafalan kumpulan hadits sejumlah 500 hadits (100 hadits lengkap dengan sanadnya dan 400 hadits tanpa sanad). “Jumlah peserta selalu bertambah setiap tahunnya. Tahun ini termasuk animo terbesar, terutama untuk peserta hapalan hadits,” kata dia.

Gunaim menambahkan, demi terus meningkatkan jumlah penghafal Alquran di Indonesia, hadiah Musabaqah pun terus ditambah. Ahad nanti, panitia akan mengumumkan 15 pemenang dari lima kategori perlombaan tersebut. Hadiah terbesarnya, yakni bagi pemenang pertama kategori hafalan 30 juz Alquran berhak mendapatkan uang sebesar 16 ribu riyal atau sebesar Rp 40 juta. Jumlah tersebut terus berurutan menurun untuk juara-juara berikutnya. Hadiah tersekecil, yakni bagi juara tiga cabang hafalan Alquran 10 juz akan mendapatkan 5.000 riyal atau sebesar Rp 12,5 juta. “Untuk peserta yang tidak menang juga kami berikan hadiah sebesar Rp 450 ribu per orang,” katanya.

Hadiah-hadiah tersebut tentu belum termasuk akomodasi dan penginapan serta baju, tas, dan makan yang gratis. Hadiah-hadiah dalam jumlah yang cukup besar tersebut, kata Gunaim, diharapkan mampu memberikan tambahan motivasi bagi anak muda penghafal Alquran agar memiliki kualitas lebih baik lagi.

(http://bataviase.co.id/node/394391 dan http://alhikmah.ac.id/2011/jumlah-penghafal-al-qur%E2%80%99an-di-indonesia-terbanyak-di-dunia/)

Diposting oleh Abu Fahd Negara Tauhid.

Recent Posts :

25 Responses to “HAFAL AL QUR’AN VS HAFAL INJIL”

  1. abuabdurrohmanmanado 24 August 2012 at 12:23 #

    izin share artikel ini dan beberapa artikel lain..
    http://abuabdurrohmanmanado.wordpress.com/2012/08/24/hafal-al-quran-vs-hafal-injil/
    jazakallohu khoir..

  2. brucy 27 May 2013 at 12:16 #

    di hafal tapi gak tau maknanya , percuma saja

    • negaratauhid 28 May 2013 at 11:46 #

      masih lebih baik bisa hafal tapi gak tau maknanya daripada gak hafal tapi juga gak tau maknanya????

  3. Londo 27 May 2013 at 12:20 #

    kitab suci di terjemahkan dalam beragam bahasa, tujuannya adl agar dapat di mengerti oleh semua orang, karena kitab suci berisi kehendak, firman, larangan, ajaran, nubuat, perintah dari Tuhan yang harus di mengerti semua orang. Kalo sekedar di hafalkan semua orang bisa. banyak orang hafal tapi kelakuannya buruk juga

    • negaratauhid 28 May 2013 at 11:45 #

      tidak mudah menerjemahkan setiap bahasa, karena setiap bahasa itu punya kosa kata yg berbeda. Bahasa Arab yg memiliki kosa kata yg luas jika diterjemahkan ke dalam bahasa indonesia akan mengalami kesulitan karena bahasa indonesia memiliki kosa kata yg sempit dan sedikit jika dibandingkan dgn bhs arab.
      Tidak mudah menghafalkan 500 halaman tanpa ada yang salah atau kurang walau 1 titik saja, dan itu hanya bisa didapati oleh orang2 muslim. Masih lebih baik bisa menghafal tapi kelakuannya buruk daripada tidak bisa menghafal tapi kelakuannya lebih buruk lagi?

      • Wanda 16 June 2013 at 19:35 #

        Assalamu’alaikum pak negaratauhid.
        Untuk itu sekarang lagi berjalan program untuk melahirkan 1 juta penghafal Al Qur’an dalam 5 tahun ke depan. Program ini langsung di pimpin oleh Syekh Ali Jaber, Ustad Yusuf Mansyur dan ulama-ulama tahfizul Qur’an lainnya. Kita doakan agar program ini berhasil agar negara Indonesia menjadi negara ahlul Qur’an. Amin.

      • pemelihara sholat 9 August 2013 at 21:45 #

        mas nega,orng kafir g usah di hiraukan..kita doakan semoga Allah memberi mereka hidayah….amin
        selamat idul fitri mohon maaf lahir batin…

  4. harvey 14 September 2013 at 13:26 #

    maaf sebelumnya.
    klo masalah meng hafal itu tergantung dari orangnya dan apakah di suruh untuk menghafal tapi tidak mengerti maksutnya. ssaya adlah orang yang suka membaca tetapi lebih suka mengerti maksutnya seperti contoh waktu sd saya tidak suka menghafal perkalian tapi saya mengerti cara perkalian dan akhirnya saya lulus dengan nem tertinggi disekolah. dan sampe sekarang saya masih tidak menghafalnya hehehe
    jadi sekarang terseah anda mau yang mana saudaraku.
    Tuhan Yesus memberkati.

    • negaratauhid 19 September 2013 at 19:44 #

      Mana yg lebih baik:
      – Hafal dan paham maksudnya.
      dengan
      – Tidak hafal tapi paham maksudnya.

      Jelas yg lebih baik yg pertama.
      Yang dibahas disini adalah yg pertama.

  5. hamba Allah 3 December 2013 at 18:58 #

    Saya akan tanya kepada para umat kristiani. apakah itu mesias? dan apakah Yesus seperti Musa, atau Muhammad seperti musa? ….. nanti kitabuktikan siapa yang benar. lihatlah alkitab dan bacalah dengan saksama.

    • kangdewo 15 December 2013 at 10:04 #

      izin share gan

  6. harvey 24 December 2013 at 09:41 #

    ya memang saya tidak hafal alkitab seluruhnya tapi saya sudah mengerti maksut utamanya mengasihi Tuhan dan Sesama manusia termasuk anda sekalian. …

  7. harvey 24 December 2013 at 10:36 #

    untuk masalah menghafal bukan karna tidak bisa tapi karna budaya di kekristenan barat yang tidak menerapkan beda dengan kristen timurtenga(gereja ortodoks syria) yang masih menerapkannya. .daya sebagai orang kristen sedang berusaha untuk menerapkanya dengan menanamkan pada anak saya dan memberi tahu kepala gereja agar masalah ini bisa kita at

    • Are 18 February 2014 at 11:57 #

      Tapi Harvey, kami umat Islam berusaha untuk menghafal dan mengerti Al-Qur’an karena manfaatnya yang berlimpah. Tiap-tiap ayat yang kami baca, akan memberi syafaat pada hari kiamat. Mengahafal Al-Qur’an juga menghindarkan kami dari pikun. Jadi, kami menghafal Al-Qur’an bukan berdasarkan kebudayaan umat Islam belaka. Sedangkan kau bilang bahwa kalian tidak terbiasa menghafal Injil karena memang bukan budaya kalian.

    • harvey 12 March 2014 at 21:20 #

      Saya suda bilang di kristen barat…klo kristen timur tengah dari dulu suda dan banyak yang hafal dalam bahasa asli dan saya sedang hafal dan mengerti dalam teks asli tapi bukan untuk pamer tapi ingin membudayakan agar tidak dimanipulasi oleh orang2 yg tidak percaya. ..
      Semoga Tuhan Yesus memberkati anda

  8. justyn 14 January 2014 at 10:44 #

    Orang Kafir dan Orang Mukmin

    Allah Swt berfirman dalam surat Hud ayat ke 24 sebagai berikut; “Perbandingan kedua golongan itu (orang-orang kafir dan orang-orang mukmin), seperti orang buta dan tuli dengan orang yang dapat melihat dan dapat mendengar. Adakah kedua golongan itu sama keadaan dan sifatnya? Maka tidakkah kamu mengambil pelajaran (daripada perbandingan itu)?”.

  9. Akbar 13 March 2014 at 10:15 #

    mungkin pertanyaan ini copas dari google, bisakah anda yg beragama kristen menjawab salah satu dari 13 pertanyaan tersebut?

    1. Apakah ada pengakuan yesus di kitab injil bahwa dia beragama Kristen?

    2. Apakah ada ucapan yesus dalam kitab injil “akulah tuhanmu maka sembahlah aku?”

    3. Apakah adaperintah yesus dalam kitab injil untuk beribadah di hari minggu?

    4. Apakah ada dalam kitab injil bahwa yesus 100% tuhan dan 100% manusia?

    5. Apakah ada dalam injil asalkan percaya kepada yesus sebagai tuhan dan juru selamat dijamin pasti masuk surga?

    6. Apakah ada dalam injil “tuhan itu MAHA 3 bukan MAHA ESA?”

    7. Apakah ada dalam injil yesus lahir pada tanggal 25 desember dan perintah merayakan natal?

    8. Apa bukti Paulus lah yg harus melanjutkan ajaran yesus?

    9. Apakah tuhan anda sudah menyatakan bahwa agama anda sudah sempurna?

    10. Mengapa tuhan anda meninggalkan anda dalam ajaran yg belum sempurna?

    11. Bukankah tuhan maha mengetahui? Mengapa yesus tidak tahu hari kiamat?

    12. Apakah ada firman tuhan dalam injil “akulah yg mewahyukan injil , maka aku pula yg akan menjaganya?”

    13. Bisakah anda buktikan siapa yg hafal injil walau satu surat saja?

  10. Akbar 13 March 2014 at 10:16 #

    mungkin pertanyaan ini copas dari google, bisakah anda yg beragama kristen menjawab salah satu dari 13 pertanyaan tersebut?

    1. Apakah ada pengakuan yesus di kitab injil bahwa dia beragama Kristen?

    2. Apakah ada ucapan yesus dalam kitab injil “akulah tuhanmu maka sembahlah aku?”

    3. Apakah adaperintah yesus dalam kitab injil untuk beribadah di hari minggu?

    4. Apakah ada dalam kitab injil bahwa yesus 100% tuhan dan 100% manusia?

    5. Apakah ada dalam injil asalkan percaya kepada yesus sebagai tuhan dan juru selamat dijamin pasti masuk surga?

    6. Apakah ada dalam injil “tuhan itu MAHA 3 bukan MAHA ESA?”

    7. Apakah ada dalam injil yesus lahir pada tanggal 25 desember dan perintah merayakan natal?

    8. Apa bukti Paulus lah yg harus melanjutkan ajaran yesus?

    9. Apakah tuhan anda sudah menyatakan bahwa agama anda sudah sempurna?

    10. Mengapa tuhan anda meninggalkan anda dalam ajaran yg belum sempurna?

    11. Bukankah tuhan maha mengetahui? Mengapa yesus tidak tahu hari kiamat?

    12. Apakah ada firman tuhan dalam injil “akulah yg mewahyukan injil , maka aku pula yg akan menjaganya?”

    13. Bisakah anda buktikan siapa yg hafal injil walau satu surat saja?

  11. baldialdi 23 March 2014 at 06:42 #

    Injil udah palsu ,bnyak yang di rubah2 . Al quran asli ,dan tidak ada yang berani di ubahnya.
    kita lihat ata nanti waktu hari kiamat , Bahwa islam yang paling benar

  12. Bobo 15 June 2014 at 02:10 #

    Menghafal al quran untuk mencegah perubahan/pngurangan/penambahan
    jika satu merubah nya, maka yg lain dpt mengkoreksinya
    dan makna/arti bisa d cari lwt google. .tp pemahaman dr diri sendiri
    jd lebih baik hafal isi dari pada artinya. .🙂

  13. ari sudono 16 June 2014 at 11:45 #

    Info yang bagus, syukron

  14. arif budiman 28 November 2014 at 14:55 #

    subhanalloh

  15. sis 27 December 2014 at 23:55 #

    Permisi ikut ngobrol…
    Bnyk debat ttg islam kristen ataupun quran injil, tp bagi sy jawaban masing2 benar menurut keyakinannya karena satu sama lain saling memperkuat pembenaran dan saling mencari kelemahan sehingga kelihatan seru bila kita saksikan. Nah coba skr kita tonton acara di tv ttg makhluk gaib unt membuktikan bahwa keyakinan mana yg juga diakui oleh makhluk kasat mata tsb? Setahu saya di tv ataupun didunia nyata yang pernah saya saksikan hanya quran saja yg bisa komunikasi dgn makhluk itu, Org yg ilmu agamanya tinggi hny membaca ayat-ayat quran unt komunikasi dan tanpa alat peraga apapun. Bila ada yg membawa tasbih, itupun cuma alat hitung unt mengulang kata2 (dzikir) saja, alat itupun murah harganya dan bny dijual di PKL. Sy juga pernah lihat org yg bisa komunikasi dgn makhluk tsb menggunakan bahasa daerah tp kebanyakan mereka pakai alat peraga spt pusaka/dupa/sesaji dll. Sy blm pernah melihat org bisa komunikasi dgn makhluk kasat mata Membaca ayat2 injil ataupun sambil membawa kalung salib. Unt membuktikan kebenaran keyakinan/mukjizat antara quran injil, saya lebih setuju bila menggunakan mediasi org kesurupan. Islam menggunakan ayat quran (bahasa arab) krn kalau bahasa lain itu terjemahan (bukan quran), Sedangkan kristen menggunakan ayat injil juga bahasa asli (bukan terjemahan). Nah baru kita tanyakan apakah makhluk itu kenal dengan Allah (islam) ataukah kenal dengan Allah/yesus/roh kudus (kristen) ?

    Ttg agama siapa yg paling benar Sebaiknya kita diskusi/debat dengan makhluk gaib saja, mungkin disitu ada jawaban yg memuaskan daripada debat agama sesama manusia yg masing2 membawa kepentingan unt saling menghujat. Kita bebas memeluk agama apapun atau dari siapapun karena keyakinan itu hidayah bukan hadiah jadi tidak bisa dipaksa. Kalau tidak salah di quran ada ayat yg terjemahannya “bagimu agamamu, bagiku agamaku” jadi gak usah ribut.

    Gampangnya begini,
    Ideologi negara kita ini Pancasila, sejak diproklamirkan tahun 1945 sampai sekarang tidak ada yang berubah baik bahasa ataupun tulisan (kecuali dialek daerah) sehingga kemurnian tulisan ayat2 Pancasila masih terjaga. Cara menjaga kemurnian ayat2 Pancasila…? Kita sebagai rakyat NKRI harus menghafal ejaan sesuai EYD makanya disekolah ada pelajaran bahasa indonesia dan setiap upacara pasti dibacakan bersama-sama dengan khitmad.
    Membaca teks Pancasila harus bahasa indonesia tidak boleh menggunakan bahasa daerah ataupun bahasa asing karena Pancasila itu Rohmatan Lila’lamin bagi seluruh rakyat Indonesia.

Trackbacks/Pingbacks

  1. HAFAL AL QUR’AN VS HAFAL INJIL | Abu Abdurrohman Manado - 24 August 2012

    […] oleh Abu Fahd Negara Tauhid disalin untuk blog Abu Abdurrohman Share this:CetakTwitterFacebookLinkedInSurat […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: