DIALOG ABI DAN UMMI

26 Nov

Abi : “Bagaimana pendapat Ummi tentang poligami secara umum?”

Ummi : “Abi, secara umum poligami tidak ada nilai negatif sebagaimana yang digemborkan banyak orang, bahkan itu merupakan solusi satu-satunya lho.”

Abi : “Maksud Ummi ?”

Ummi : “Maksudnya, coba deh abi lihat, berapa perbandingan jumlah laki2 dan wanita? di Jakarta aja lebih dari 1 : 7, kalau semuanya dapat satu-satu, maka bagaimana nasib yang 6 lainnya?”

Abi : “Kalo Ummi sudah paham, bagaimana kalo kita yang memulai dan memberi contoh?”

Ummi : “Maksud Abi bagaimana?”

Abi : “Abi mau poligami, tapi yang cariin calonnya ummi saja ya?”

Ummi : “Apaa..!!! abi mau poligami??”

Abi : “Ya dong, kan Ummi sudah paham tadi, ingat ini juga sunnah Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wasallam lho..”

Ummi : “Wah! kalo begitu abi salah memahami sunnah yang dimaksud.”

Abi : “Salah dimana? Bukankah Nabi juga poligami?”

Ummi : “Makanya kalo mengamalkan sunnah jangan setengah2. Bukankah Nabi baru berpoligami setelah istri pertamanya yaitu Khadijah radhiyallahu ‘anha wafat?
Nah! Jadi abi boleh menikah lagi dan poligami sampai empat pun boleh, asal setelah istri pertama Abi ini yaitu Ummi meninggal, OK ?”

Abi : “Lho…?!”

Ummi : “Hayooo!…”(Siap2 ngelempar tabung gas)

Abi : Glekk….

 

Recent Posts :

One Response to “DIALOG ABI DAN UMMI”

  1. novvria 4 December 2011 at 15:51 #

    terasa ganjil jadi ceritanya akh ,,diakhirnya,, apakah benar ada dalil yang melarang poligamis karena istri pertama masih hidup?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: