Archive | 17:07

GARA-GARA MEMETIK BUAH APEL

25 Dec

Anda tentu mengenal nama Abu Hanifah An-Nu’man bin Tsabit, salah seorang ulama besar, dan termasuk salah satu dari imam empat mazhab. Ada kisah menarik, berkaitan dengan beliau, tetapi kisah ini bermula di saat beliau belum lahir.

Pada abad pertama hijiriah, terdapat seorang pemuda yang mengabdikan dirinya untuk menuntut ilmu syar’i, tetapi ia sangat miskin. Suatu hari ketika ia merasa sangat lapar dan tidak mendapatkan sesuatu apapun yang bisa dimakan. Ia berusaha mencari makanan di luar rumahnya. Kemudian, ia berhenti di salah satu kebun yang penuh dengan pepohonan apel, yang salah satu rantingnya menjulur ke jalan. Karena sangat lapar, ia terdorong untuk memakan apel tersebut, apalagi ia merasa perlu untuk mempertahankan raganya. Ia juga berpikir bahwa tidak ada seorangpun yang melihatnya, disamping ia juga merasa bahwa kebun tersebut tidak akan berkurang dengan sebab satu biji apel saja. Maka, ia beranikan diri untuk memetik satu buah apel dan memakannya hingga rasa laparnya hilang.
Continue reading

GARA-GARA BUAH ANGGUR YANG MASAM

25 Dec

Guru kami, Syaikh Nashir al Jizany bercerita kepada kami ketika beliau mengisi kajian tentang definisi Ihsan. Beliau berkata,

Adalah seorang pemuda yang shalih dan miskin. Pemuda itu bekerja di sebuah perkebunan anggur yang sangat luas. Perkebunan itu milik seorang yang kaya raya dan terpandang. Suatu hari pemilik kebun itu atau sang majikan datang berkunjung ke kebun anggur miliknya untuk melihat-lihat kebunnya dan mengontrol para pekerjanya. Setelah melihat-lihat, maka sang majikan beristirahat. Sang majikan lalu memanggil salah seorang pekerjanya, yaitu si pemuda itu dan berkata kepadanya, “Wahai fulan!…Ambilkan saya buah anggur yang paling bagus kualitasnya dan manis!”
Continue reading

DIALOG SELAMAT NATAL

25 Dec

A : “Kamu koq mengucapkan Selamat hari Natal kepada non muslim? padahal kamu kan muslim?”

B : “Saya ingin berbuat baik kepada mereka. Apalagi mereka bukan kafir harbi (kafir yang memerangi). Bukankah Allah Ta’ala berfirman:
“Allah tidak melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu…” [QS. Al-Mumtahanah: 8].
Continue reading