Archive | 16:17

MISTERI BAYI AJAIB

27 Mar

Sebuah keluarga melakukan wisata darat. Setelah melaksanakan shalat ‘Ashar, mereka duduk untuk menyantap makanan. Di saat mereka sedang menikmati santapan itu, tiba-tiba seorang bayi berumur sekitar satu setengah tahun atau dua tahun merangkak di bawah ketiak di antara dua orang yang sedang maklan dan ikut menyantap hidangan tersebut.

Mereka semua merasa aneh dengan bayi yang tidak diketahui darimana arah datangnya itu. Mereka saling bertanya-tanya, “Dari mana datangnya bayi itu? Dimana keluarganya?” sementara si bayi dengan santai terus menyantap makanan itu dengan lahapnya.
Continue reading

KISAH AYAM PENGHANCUR BERHALA

27 Mar

“Sudah menjadi kebiasaanku sebelum Islam, setiap kali aku mengunjungi sebuah kota atau perkampungan, maka tempat pertama yang aku cari dan aku masuki adalah tempat ibadah seperti gereja dan lain-lain. Hingga akhirnya aku masuk ke sebuah masjid jami’. Pada saat itu kaum muslimin sedang melak-sanakan shalat Maghrib. Aku menunggu hingga me-reka selesai mengerjakan shalat lalu aku menemui imam masjid yang sedang berkumpul dengan para ja-maah. Kemudian berlangsunglah diskusi dengannya tentang permasalahanku yang merupakan awal aku masuk ke dalam agama Islam.”

Dari sinilah Abdullah al-Mahdi memulai bercerita tentang keislamannya, bagaimana ia masuk ke dalam Islam, apa yang mempengaruhinya hingga ia memeluk agama Islam dan tentang kehidupannya sebelum masuk Islam. Abdullah al-Mahdi berkata, “Namaku sebelum Islam Leonardo Viliyar. Aku lahir pada tanggal 4 Desember 1935 di sebuah keluarga Kristen Katolik. Sewaktu kecil, aku dipelihara oleh kakek dan nenekku. Mereka mengajariku tentang aliran Katholik yaitu keyakinan trinitas. Keyakinan bahwa Isa adalah anak Allah dan dialah yang kita sembah selain Allah. Mereka berdua mengirimku ke sekolah Inggris setelah berkali-kali aku memintanya. Hanya saja aku tidak menamatkannya, Alhamdulillah. Waktu itu umurku sekitar 5 tahun dan kepala sekolah pada awalnya tidak mau menerimaku karena umurku masih terlalu kecil. Tetapi pada akhirnya ia menerimaku juga setelah ia yakin bahwa pengetahuanku di atas teman-teman seusiaku.
Continue reading

SEDIA: WANITA-WANITA SYIAH UNTUK DI MUT’AH (KAWIN KONTRAK)

27 Mar

Syaikh Dr. Abdul Mun’im an-Nimr dalam salah satu risalahnya bercerita tentang teman beliau yang seorang guru besar sastra Persi. Sang guru besar bertutur pada beliau,”Saya berkunjung ke Teheran saya siapkan makalahku tentang sastra Persia. Selama saya di sana saya menyempatkan waktu untuk mencari informasi tentang nikah mut’ah, bukan untuk bermut’ah tapi saya ingin menyelidiki. Setelah saya bertanya tentang tempat-tempat mut’ah, maka saya pun menuju ke salah satu tempat tersebut. Sesampai di sana, seorang syaikh menyambutku dengan ucapan selamat datang. ”Saya ingin bermut’ah” kataku membuka pembicaraan. ”Kalau ia cantik dan menarik saya ingin mut’ah dalam waktu yang lama” kataku melanjutkan. Maka saya oleh syaikh tersebut dipersilahkan masuk ke salah satu ruangan. Lalu laki-laki paru baya tersebut memerintahkan kepada beberapa orang perempuan melintas di depanku dengan memperlihatkan seluruh kecantikannya untuk saya pilih. Karena hanya ingin menyelidik, sayapun lalu minta maaf dengan ramah karena tak satu pun yang menarik hatiku.
Continue reading

TERTAWA BARENG SYIAH

27 Mar

Inilah imam-imam Syiah yang berjumlah dua belas yang mereka yakini ma`shum (terbebas dari dosa):

1.Ali bin Abi Thalib (panggilan: Abul-Hasan; gelar:Al-Murtadha).
2.al-Hasan bin Ali (panggilan: Abu Muhammad; gelar: Az-Zaki).
3.al-Husain bin Ali (panggilan: Abu Abdullah; gelar al-Shuhada).
4.Ali bin al-Husain (panggilan: Abu Muhammad; gelar: Zainul-‘Abidin).
5.Muhammad bin Ali (panggilan: Abu Ja’far; gelar al-Baqir).
6.Ja’far bin Muhammad (panggilan: Abu Abdullah; gelar: Ash-Shadiq).
7.Musa bin Ja’far (panggilan: Abu Ibrahim; gelar: al-Kazim).
8.Ali bin Musa (panggilan: Abu al-Hasan; gelar: al-Rida).
9.Muhammad bin Ali (panggilan Abu Ja’far; gelar:al-Jawaad).
10.Ali bin Muhammad (panggilan Abul-Hasan; gelar :al-Hadi).
11.al-Hasan bin Ali (panggilan: Abu Muhammad; gelar: al-Askari).
12.Muhammad bin al-Hasan “(panggilan: Abul-Qasim; gelar: al-Mahdi), (belum pernah dilahirkan, tetapi mereka mengklaim kelahirannya pada 256H).

Barangkali kisah Mahdi yang ditunggu ini adalah kisah yang terganjil yang pernah dikenal sejarah. Mereka telah menutup episode para imam dengan sandiwara yang sangat lucu dan seru. Mereka berhasil membuat tertawa para pecinta kisah dan novel. Semua orang yang mendengarnya atau membacanya akan memilih diantara dua: Tertawa atau berdo`a agar akal mereka cepat waras!
Continue reading