Archive | February, 2013

MENJADI MALAIKAT KECIL

28 Feb

MALAIKAT KECILMenjadi kebiasaan, di hari Jumat seorang Imam dan anaknya yg berumur 11 tahun membagi brosur di jalan2 dan keramaian, sebuah brosur dakwah yg berjudul “thariiqan ilal jannah” (jalan menuju jannah).
Tapi kali ini, suasana sangat dingin ditambah rintik2 air hujan yang membuat manusia benar2 malas untuk keluar rumah. Si anak telah siap memakai pakaian tebal dan jas hujan utk mencegah dingin, lalu ia katakan,
“Saya sudah siap, Abi!”
“Siap utk apa nak?”
“Abi, bukankah ini waktunya kita menyebar brosur ‘jalan menuju jannah’?”
“Udara di luar sangat dingin, apalagi gerimis.”
“Tapi Abi, tetap saja ada org yg berjalan menuju neraka meski suasana sangat dingin.”
“Saya tidak tahan dengan suasana dingin di luar.”
“Abi, jika diijinkan, saya inginmenyebarkan brosur ini.”
Sang ayah diam sejenak lalu berkata
“Baiklah, tapi bawa beberapa brosur saja, jangan banyak2.” Continue reading

INILAH ALASAN KENAPA SYAIKH SA’AD AL GHAAMIDY MENOLAK MENJADI IMAM DI MASJIDIL HARAM

28 Feb

Sheikh+Saad+Al+Ghamdi+saadalghamidi

Siapa yang tidak kenal dengan syaikh Sa’ad Al-Ghaamidy, qaari’ masyhuur, si empunya suara yang indah dan empuk ketika membaca Al-Qur’an? Bahkan konon katanya ibu-ibu pengajian di Indonesia kalau mendengar murattalnya syaikh ini, hampir semua mereka bercucuran air mata karena seakan-akan alunan suaranya membawa mereka terbang kembali ke Makkah, seakan berada di dalam Al-Masjid Al-Haraam. Namun anehnya kenapa syaikh Sa’ad Al-Ghaamidy tidak diangkat saja menjadi salah satu imam di Al-Masjid Al-Haraam di Makkah Al-Mukarramah? Bukankah bacaan beliau termasuk yang paling bagus di antara sederetan qurraa’ kenamaan lainnya?
Demikian hati ini selalu bertanya sejak pertama kali ku menetap di Saudi.

Ternyata, di sana ada cerita. Cerita yang membuatku terharu dan menambah kekagumanku pada beliau, hafizhahullaah. Continue reading

SEBUAH KISAH KEDERMAWANAN

28 Feb

dog beachUmar bin Ubaidullah bin Ma’mar melewati seorang laki-laki hitam sedang makan di sebuah kebun. Di depannya terdapat seekor anjing. Jika dia makan satu suapan, dia melemparkan satu suapan pula kepada anjing tersebut.

Umar bertanya, “Apakah itu anjingmu?”

Dia menjawab, “Bukan.”

Umar bertanya, “Mengapa kamu memberinya makan seperti apa yang kamu makan?”

Dia menjawab, “Aku malu dari pemilik dua mata yang melihatku, sementara aku menguasai makanan itu dan dia tidak makan.” Continue reading

MAHASISWI YANG BANGGA DENGAN ISLAM DAN CADARNYA

28 Feb

574749_506429249395968_387574103_nSeorang guru besar Muhammad Rasyid menceritakan masuknya Islam seorang perempuan, guru besar pada sebuah Universitas Amerika yang terjadi pada tahun 2000. Dia menyatakan dan bertanya: ” Tahukah kalian apa sebab dia langsung masuk Islam ? penyebab utama dia masuk Islam adalah bercadarnya mahasisiwi muslimah Amerika yang begitu bangga dengan agama dan cadarnya. Bahkan lantaran itu tiga orang doctor guru besar di Universitas itu, serta 4 orang mahasiswanya masuk Islam. Dengan sebab yang sama dalam masuk Islam itu, mereka telah mencapai jumlah tujuh orang dan sekarang menjadi da’i / penyeru Islam. Continue reading

WELCOME TO CRIMINAL (153 MALAM -BAG.2-)

21 Feb

153

Hari itu ana resmi ditahan di sebuah Rutan (Rumah Tahanan) di salah satu Polres. Ana terjerat kasus pencemaran nama baik seorang Habib dan Undang-undang ITE. Setelah ana selesai menandatangani Surat Penahanan, ana pun dibawa oleh salah seorang penyidik (polisi) menuju kamar tahanan yang tidak jauh dari ruangan tempat ana diproses. Berat langkah ana menuju kamar tahanan tersebut, sedangkan hati saat itu terasa berdebar-debar karena sesaat lagi ana akan merasakan suatu kehidupan yang belum pernah ana rasakan seumur hidup ana, kehidupan yang dapat merubah segalanya, kehidupan yang hanya ada di angan-angan, namun sesaat lagi akan menjadi kenyataan. Adapun keluarga ana, yaitu istri, orangtua dan kedua anak ana yang masih kecil tampak sedih mengiringi langkah ana menuju kamar tahanan itu. Ana berusaha untuk tenang dan tidak menampakan kesedihan agar keluarga ana tidak semakin larut dalam kesedihannya. Ana tidak membawa apapun ke ruang tahanan, yang ana bawa hanya pakaian yang menempel di badan. Continue reading

KISAH HARU ANAK TUNA NETRA PENGHAFAL AL QUR’AN

21 Feb

10910_509270512448627_2104649414_n

“Dalam shalatku, aku tidak meminta kepada Allah agar Allah mengembalikan penglihatanku,”
————————————————————-

SYAIKH FAHD AL KANDERI mewancarai anak istimewa ini yang bernama MUADZ. Seorang anak laki-laki TUNANETRA penghafal Al-Quran dari Mesir yang berusia 11 tahun.

Dalam wawancara itu beliau FAHD AL KANDERI menanyakannya perihal bagaimana ia belajar Al-Quran dan kebutaannya.

Semangatnya untuk menghafal ayat-ayat Allah yang mulia membuat langkah kakinya ringan untuk pergi ke tempat gurunya. Continue reading

PENJARA-PENJARA TERMEWAH DI DUNIA

19 Feb

Berminat masuk penjara?
Banyak orang yang nggak mau masuk penjara karena takut mendapat perlakuan dan fasilitas yang sangat buruk, tapi mungkin kalian bakal berpikir 2 kali setelah melihat penjara-penjara super mewah ini :
1. Al Capone, Philadelpia
Penjara Al Capone digunakan sebagai sel khusus dengan fasilitas khusus yang tidak ada narapidana lain yang bisa mendapat fasilitas tersebut. Selama 8 tahun, Al Capone menjadi raja kecil yang menikmati semua fasilitas tersebut. Dia bisa mendapatkan makanan yang ia inginkan, membaca buku yang dia suka, dan menikmati perawatan tubuh yang nggak bisa didapat oleh narapidana lain. Diperkirakan Al Capone menghabiskan biaya lebih dari satu juta dollar untuk bisa menikmati fasilitas penjara tersebut sebelum ia meninggal. Continue reading

PENJARA-PENJARA BAWAH TANAH DI INDONESIA YANG MENYERAMKAN!

19 Feb


Penjara bawah tanah ternyata tidak hanya ada di negara-negara luar saja. Akan tetapi di negara kita Indonesia ada banayak penjara bawah tanah yang sangat mengerikan, Konon penjara-penjara bawah tanah di Indonesia merupakan penjara bawah tanah terangker di Asia …

Well, berikut penjara2 bawah tanah yang ada di Indonesia…
Continue reading

10 PENJARA TERBURUK DI DUNIA

19 Feb

1. Carandiru Prison: (Brasil)
Penjara ini sempat menghebohkan Brasil juga dunia ketika peca kerusuhan besar di penjara tersebut tahun 1992. Tragedi pembantaian masal yang melibatkan polisi setempat. Ratusan korban berjatuhan, 103 (ada yg menyebut 111 napi) di antaranya tewas terbunuh. Tragedi Caradiru bermula dari meletusnya perang ‘antar gank’ di penjara tersebut, yang melebar hingga melibatkan banyak narapidana. Polisi kemudian mendatangkan bala bantuan. Sebenarnya saat itu banyak napi telah menyerah dengan melemparkan senjata mereka . mereka meminta perlindungan polisi. Namun dijawab polisi dengan menembaki mereka.
Perlakuan brutal dari pihak kepolisian memicu protes di mana-mana, tak terkecuali Amnesty Internasional yang mengkampanyekan penjara tersebut ditutup tahun 2002. Amnesty Internasional melaporkan telah terjadi pelanggaran hak-hak azasi manusia di sana yang tak bisas ditelerir lagi. Bukan itu saja fasilitas penjara juga sedemikian buruk sehingga menyebarkan penyakit mematikan.
Pada masa itu Kepala Kepolisian Metropolitan Sao Paulo adalah Ubiratan Guimaraes, dia dianggap orang yang paling bertanggungjawab meletusnya tragedy ini. Kasus yang menimbulkan kemarahan dunia ini membawa Guimaraes ke kursi pesakitan. Ia sempat diadili dengan tuduhan pembunuhan terhadap 102 orang. Namun Pengadilan kemudian membebaskan Guimaraes karena yg bersangkutan mengatakan polisi melakukan itu karena ditembaki. Pemerintah Brasil menganggap bahwa tragedy itu terjadi bukan tanggung jawab pihak kepolisian. Continue reading

153 MALAM (BAG. 1 -TRUE STORY-)

15 Feb

imagesSore itu ana turun dari sebuah angkot di kota Bogor sambil membawa tas punggung (daypack) yang penuh dengan barang belanjaan dan menenteng sebuah dus karton yang juga berisikan barang belanjaan. Kali ini ana berbelanja kebutuhan toko tanpa membawa kendaraan pribadi alias motor, ana lebih suka dengan berjalan kaki atau menaiki kendaraan umum sambil membawa beban berat, hitung-hitung sambil berolah raga agar stamina bisa selalu terjaga. Beban yang ana bawa kali ini lumayan berat sekitar 15 kg di tas dan 10 kg ditentengan, hampir menandingi beban yang ana bawa tatkala mendaki gunung. Namun itu tidak masalah bagi ana karena hal itu sudah menjadi kebiasaan ana, apalagi jika sewaktu-waktu ada panggilan mendadak untuk mendaki gunung ana tidak akan kaget nantinya.

Setelah ana turun dari angkot, ana melihat sebuah bangunan tua yang besar dan penuh misteri. Di depan bangunan tersebut ada keramaian manusia seperti penjual makanan, tukang becak, para pekerja atau petugas, dan orang-orang yang berjalan hilir mudik melewati bangunan tersebut. Ana berhenti sejenak menatapi bangunan itu, seolah-olah seperti terhipnotis akan sebuah pemandangan yang penuh misteri bagi diri ana. Continue reading