ANTARA IBU DENGAN BAKMI

8 Aug

000ESeorang anak bertengkar dgn ibunya & meninggalkan rumah. Saat berjalan tanpa tujuan ia baru sadar bahwa ia sama sekali tdk membawa uang.

Ia melewati sebuah depot bakmi. Ia lapar & ingin sekali memesan semangkok bakmi.

Pemilik bakmi melihat anak itu berdiri cukup lama di depan depotnya, lalu bertanya
“Nak, apakah engkau ingin memesan bakmi?”
“Ya, tapi aku tdk punya uang,” jawab anak itu dgn malu².
“Tidak apa², aku akan mentraktirmu,” jawab si pemilik depot.

Anak itu segera makan. Kemudian air matanya mulai berlinang.
“Ada apa, Nak?” tanya si pemilik depot.
“Tidak apa², aku hanya terharu karena seorang yg baru kukenal memberi aku semangkuk bakmi sedangkan ibuku sendiri telah mengusirku dari rumah. Kau seorang yg baru kukenal tapi begitu peduli padaku.”

Pemilik depot itu berkata “Nak, mengapa kau berpikir begitu? Renungkan hal ini, aku hanya memberimu semangkuk bakmi & kau begitu terharu. Ibumu telah memasak bakmi, nasi dll sampai kamu dewasa… seharusnya kamu berterima kasih kepadanya.”

Anak itu kaget mendengar hal tersebut. “Mengapa aku tdk berpikir tentang hal itu?
Untuk semangkuk bakmi dari org yg baru kukenal aku begitu berterima kasih….
tapi terhadap ibuku yg memasak untukku selama ber-tahun², aku tak pernah berterimakasih.”

Anak itu segera menghabiskan bakminya lalu ia bergegas pulang. Begitu sampai di ambang pintu rumah, ia melihat ibunya berwajah cemas.
Ketika melihat anaknya, kalimat pertama yg keluar dari mulutnya adalah “Nak, kau sudah pulang, cepat masuk, aku telah menyiapkan makan malam.”

Mendengar hal itu, si anak tdk dpt menahan tangisnya & ia menangis di hadapan ibunya.

Kadang 1 kesalahan, membuat kita begitu mudah melupakan kebaikan yg telah kita nikmati tiap hari.

Sekali waktu kita mungkin akan sangat berterima kasih kepada org lain utk suatu pertolongan kecil yg kita trima. Namun kepada orang yg sangat dekat dgn kita …..kita sering lupa utk berterima kasih..

Dapet dari : om rossy
Dinukil dari status ukhti Ummu Abdir Rasyid

 

Recent Posts :

One Response to “ANTARA IBU DENGAN BAKMI”

  1. Zul Hasibuan 22 August 2013 at 22:56 #

    Kisahnya sungguh mengharukan dan memberi motivasi. Jika berkenan, saya akan posting ke blog saya dengan menyertakan sumbernya. Terima kasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: