INDONESIA ANTI TERORIS

7 Jan

1489071_3822902268395_1426817907_n
Alhamdulillah negara kita Indonesia adalah negara terbanyak populasi Muslimnya di dunia. Padahal sebelumnya adalah negeri kafir dengan penduduk beragama Hindu. Berabad-abad lamanya agama dan kerajaan Hindu menguasai negeri ini. Lantas dengan apa Islam masuk ke negeri ini?
Apakah dengan penjajahan atau peperangan? Tidak…
Apakah dengan aksi terorisme seperti kekerasan atau pengeboman? Tidak…
Apakah dengan pemahaman radikalisme? Tidak…

Tertulis dalam banyak sejarah, bahwasanya agama Islam masuk ke negeri ini dengan akhlaq dan adab yang baik dari para pengemban dakwah, yang tidak lain mereka adalah para pedagang2 Muslim. Mereka berdagang sekaligus berdakwah di tanah Nusantara ini dengan akhlaq-akhlaq dan adab yang baik. Mereka mengetahui bahwa penduduk Indonesia adalah penduduk yang memiliki sopan santun dan adab yang tinggi, sehingga mereka menyampaikan agama Islam ini tidak dengan cara kekerasan, melainkan dengan cara-cara yang baik, lemah lembut dan beradab. Cara-cara kekerasan tidak akan diterima di negeri ini, bahkan yang terjadi adalah peperangan atau penjajahan, seperti halnya yang terjadi pada era penjajahan Portugis dan Belanda ketika menyebarkan agama Nasrani. Justru Islam yang ikut serta membantu penduduk pribumi untuk membebaskan Nusantara ini dari jajahan mereka, membantu untuk membasmi aksi terorisme penjajah.

Jadi apa yang engkau harapkan terhadap negeri ini wahai pelaku Terorisme?
Engkau berbuat kerusakan di negeri ini atas nama agama.
Engkau usung paham radikalisme dan kekerasan di negeri ini.
Engkau kafirkan dan kemudian engkau halalkan darah manusia di negeri ini.
Tidakkah engkau bercermin terhadap sejarah? Islam berjaya di negeri ini dengan apa?
Apakah engkau ingin berdakwah menyebarkan Islam di negeri ini dengan cara-cara kekerasan?
Justru engkau ingin mematikan Islam di negeri ini dengan cara-cara kalian.
Engkau ingin merusak nama agama dan merusak negeri ini dengan penyimpangan-penyimpangan kalian.
Engkau ingin kembali menjajah negeri ini seperti zaman kolonialisme.

Inilah dampak dari minimnya ilmu tapi memiliki semangat beragama yang tinggi. Maka itu agama ini tidak cukup dengan semangat semata, tapi harus dengan ilmu, amal dan kemudian barulah dakwah.

Para terorisme atau takfiri tidak akan pernah diterima di negeri ini. Aksi mereka juga tidak akan pernah diterima oleh penduduk negeri ini, bahkan penduduk ini akan selalu mencegah dan menghalau aksi-aksi mereka. Dan kami sebagai penduduk negeri ini siap mempertahankan tanah air kami dari tipu daya dan aksi mereka…. Wallahul musta’an.

(Terinspirasi dan salah satu hikmah dari kajian hari ini, Dialog Damai Bersama Ulama-Ulama Timur Tengah)

Ket: Foto diatas hanya illustrasi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: