BELAJAR DARI HAL YANG KECIL

21 May

72732_4738285822824_73470419_n

Pertama

Ummi: “Abi, amplop untuk kondangannya sudah disiapkan?”

Abi: “Belum. Ini uangnya masukin ke amplop.”

Ummi: (Memasukkan uang ke dalam amplop).

Abi: “Amplopnya jangan di lem/tempel.”

Ummi: “Lho…Kenapa Bi?”

Abi: “Biar bisa dimanfaatkan lagi nantinya. Jika amplopnya di lem, maka yang punya amplop nanti akan merusak amplop tersebut saat membukanya, dengan begitu amplop akan rusak dan tidak bisa dimanfaatkan lagi. Maka itu jangan di lem amplopnya, siapa tahu amplop itu akan dimanfaatkan lagi sama yang punya amplop.”

Ummi: “Oh iya…benar juga ya…”

Kedua

Pembeli: “…Saya beli yang ini pak. Berapa harganya?”

Penjual: “Jadi 20ribu mas.” (Sambil mengambil kantong plastik)

Pembeli: “Gak usah pake kantong plastik pak. Biar begitu saja barangnya.”

Penjual: “Lho…nanti bawanya gimana?”

Pembeli: “Saya masih ada kantong plastik yang lain, tadi habis belanja di depan. Biar barangnya saya gabung ke kantong punya saya saja. Kantong plastiknya bapak biar dimanfaatkan untuk yang lain saja.”

Penjual: “Iya…terima kasih mas…”

Ketiga

Pembeli: “Totalnya berapa pak?”

Penjual: “Totalnya Rp.74,500.”

Pembeli: “Ini uangnya Rp.75ribu. Sudah, gak usah kembali.”

Penjual: “Kembaliannya yang Rp.500.- itu hak bapak. Ini kembaliannya.”

Pembeli: “Baiklah. Terima kasih ya…”

(Diadopsi dari kisah nyata. Bersambung Insya Allah).

 

 

Recent Posts :

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: