DIALOG PILPRES

21 Oct

7 juni3

A : “Om, katanya Salafi mendukung capres ***** ya?”

B : “Kata siapa?”

A : “Kata ustadz fulan, lebih baik kita mendukung *****.”

B : “Itu hanya pendapatnya pribadi yang bisa diterima dan bisa ditolak, bisa benar dan bisa juga salah. Pendapatnya itu tidak bisa mengatas namakan Salafi.”

A : “Tapi kabar tersebut sudah diberitakan di media-media lho…”

B : “Mungkin bisa jadi medianya yang lebay, berlebih2an dalam pemberitaan, pendapat pribadi dibilang mengatas namakan Salafi.”

A : “Tapi kalo dipikir2 ada benarnya juga jika kita mendukung *****.”

B : “Itukan pendapat yang pro, kalo pendapat yang kontra belum tentu.”

A : “Tapi pendapat ini didukung dalil2 dan fatwa2 ulama.”

B : “Bukankah pendapat yang kontra juga didukung dengan dalil2 dan fatwa2 ulama? Jika yang pro mendatangkan 1000 fatwa, maka yang kontra dijamin bisa mendatangkan 1000 fatwa juga.”

A : “Tapi kalo dilihat sekarang, kayaknya diantara ustadz2 kita lebih banyak yang mendukung.”

B : “Itu karena yang mainstream saat ini adalah pro, karena mereka bisa bebas berorasi di publik tanpa ada kendala. Adapun yang kontra atau golput yang bisa jadi mereka juga banyak jumlahnya, lebih memilih tawaqquf atau diam, disebabkan beberapa hal, yaitu, bisa jadi mereka banyak kesibukan, atau menghindari fitnah, atau menyibukkan dengan sesuatu yang lebih bermanfaat, atau jika mereka berbicara di publik dikhawatirkan mereka bisa terkena kasus karena mengkampanyekan golput.”

A : “Terus ana harus gimana donk Om….”

B : “Ada baiknya antum menyibukkan diri dengan sesuatu yang lebih membawa manfaat dan jangan menyibukkan diri terhadap fitnah2 seperti ini. Apalagi setiap hari antum yang dibahas masalah ini terus….
Hindarilah fitnah agar tidak terjerumus kepada mudharat yang lebih besar yaitu permusuhan atau perpecahan di kalangan Salafiyyin atau Ahlus Sunnah. Itu yang jauh lebih utama. Karena bisa jadi diantara sahabat2 antum ada yang anti pemilu (golput) dan ada juga yang pro pemilu, adapun yang pro pemilu ada yang anti capres ****** dan ada juga yang anti capres ******. Walaupun mereka berbeda pandangan, bisa jadi mereka juga punya hujjah2 yang kuat yang tidak antum ketahui. Bukankah Allah Maha Membolak-balikkan hati? Bisa jadi sekarang antum mendukungnya, namun ternyata esok antum membencinya. Maka itu, perbanyaklah antum berdoa kepada Allah agar diberi pemimpin yang bertaqwa dan yang terbaik untuk kita. Karena seorang pemimpin itu tidak lain adalah cerminan dari rakyatnya. Maka cintailah seseorang karena Allah.”

A : “Insya Allah om…”

B : “Dan satu lagi…. Hilangkan rasa takut yang ada di diri antum, apalagi rasa takut terhadap sesuatu yang belum terjadi atau masih angan-angan. Seandainya Allah memberikan ujian berat untuk kita nanti, insya Allah masih ada sesuatu yang jauh lebih mulia dari sekarang, yaitu Kesabaran yang memiliki ganjaran yang besar, dan mati Syahid (Insya Allah) yang merupakan kemuliaan yang sangat besar. Bukankah dulu kita pernah hidup dan dipimpin oleh seorang penguasa yang antum takuti sekarang untuk menjadi pemimpin? Kenapa dulu antum tidak takut dia menjadi pemimpin, dan sekarang malah antum takut? Bukankah dulu juga kita pernah dipimpin oleh seorang wanita? Padahal wanita dilarang dalam Islam menjadi pemimpin. Kita juga pernah dipimpin oleh seorang yang memiliki pemikiran JIL dan Aswaja, dan juga pernah memiliki mentri agama yang juga memiliki pemikiran Syiah. Binasakah kita saat itu? Bagaimana kondisi ustadz2 kita waktu hidup bersama mereka? Nah…begitu juga saat ini, pemilu tidak baru ini saja, tapi pemilu sudah lama berjalan, puluhan tahun, dan dari ke waktu seperti itu itu saja, hampir sama seperti saat ini. Semoga kita bisa mengambil pelajaran dari pengalaman2 sebelumnya. Wallahu ta’ala a’lam…”

‪#‎status_sensi_gak_perlu_ditanggapi_piiissss‬

 

 

 

Recent Posts :

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: