PENAMPAKAN DI GUNUNG GEDE

13 Jan

10473777_4825610455473_1775657324544898425_n

Bapak ana (rahimahullah) pernah bercerita ke ana, tentang masa mudanya, era 70an, saat beliau mendaki ke gunung Gede bersama sahabat2nya yang Pecinta Alam:

Waktu itu kami sudah sampai di kawasan Kandang Badak (ketinggian sekitar 2700 mdpl), sedangkan waktu sudah hampir gelap atau masuk waktu maghrib, ditambah lagi gerimis rintik2 yang membuat cuaca semakin dingin.

Ada beberapa kawan bersama bapak saat itu, dan kami masih melakukan pendakian ke atas walaupun kondisi kami sudah kelelahan. Saat itu suasana trek gunung Gede tidak seperti saat ini yang sudah memudahkan untuk di daki. Trek saat itu masih berat, masih tertutup hutan2 lebat, bahkan kami sebagian masih mencari jalur baru.

Disaat kondisi seperti itu, tiba2 di hadapan kami ada seorang wanita yang sangat cantik sekali, bahkan belum pernah seumur2 bapak melihat kecantikan seperti itu, belum ada wanita lain yang bisa menandingi kecantikannya. Wanita itu memakai gaun panjang berwarna putih seperti gaun pengantin. Tangannya memegang payung agar hujan tidak membasahinya. Dan tangan satunya lagi menggendong bayi yang masih sangat kecil sekali. Bapak sangat terkejut melihat pemandangan itu. Bagaimana bisa seorang wanita cantik sambil menggendong bayi berada di ketinggian sekitar 2700 meter! Dugaan bapak ini pasti bukan manusia biasa!

Kawan2 bapak yang lain juga ikut menyaksikan pemandangan seperti itu. Namun rupanya mereka terhipnotis kepadanya, sehingga kawan2 bapak berniat mengikuti wanita itu kemanapun perginya. Namun segera bapak menghalangi niat mereka dengan menyadarkannya bahwa itu bukanlah manusia seperti kita. Alhamdulillah mereka pun tersadar dan membatalkan niatnya. Namun setelah mereka sadar, munculah rasa takut pada diri2 mereka. Mereka semua ketakutan terhadap wanita itu yang mereka kira adalah hantu. Akhirnya mereka semua berlindung di balik bapak untuk mengurangi rasa takutnya. Perlahan2 bapak meninggalkan wanita itu hingga akhirnya wanita itu hilang dari pandangan kami.

Kejadian2 seperti ini biasa dijumpai oleh bapak atau pendaki2 lainnya. Penampakan hantu yang tidak lain itu adalah jin yang menyerupai sesuatu agar manusia takut kepadanya itu merupakan bentuk penyesatan syaithan kepada manusia. Syaithan selalu berusaha agar manusia berada dalam kesesatan atau dosa. Jika syaithan berhasil menakut2i manusia agar takut kepadanya, maka sesungguhnya syaithan berada dalam kemenangan. Tidak pantas seorang mukmin yang bertauhid memiliki rasa khauf (takut) terhadap hantu atau jelmaan jin, karena itu mempengaruhi keimanannya, atau masih lemah aqidah dan imannya. Bentengi diri kita dengan aqidah dan iman yg kuat yang insya Allah kita mampu terhindar dari rasa takut yang tidak syar’i.

 

Oleh : Abu Fahd Negara Tauhid

Ket: Foto diatas hanya illustrasi.

 

 

Recent Posts :

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: