DIBALIK ZONA NYAMAN

8 Sep

906663_10200153511477846_4608968767836266506_o

Kata bang Ginanjar Indrajati Bintoro, “Orang yang terbiasa hidup berada dalam “zona nyaman”, umumnya tidak siap ketika terjadi hal besar di luar dugaan…
Berbicara mendaki gunung, kita berbicara tentang sport & survival. Meskipun saya masih belum tingkat expert, tetapi saya memandang kawan2 pendaki terlatih, skill mereka bermanfaat ketika terjadi hal2 yang tak terduga seperti bencana alam.
*) ini adalah hal yang tidak bisa dimengerti oleh orang yang terlalu terbiasa di zona nyaman.”
————————————————

Bener sekali… tidak akan bisa nyambung diskusi antara orang yg saling berbeda bidangnya. Seperti halnya diskusi ttg sepeda antara gowesser dengan org yg gak paham sepeda.

Contoh kasus: org yg gak paham sepeda bilang, masak sepeda seharga motor dan ada yg sampe puluhan juta? Itu namanya mubazir dan pemborosan. Tapi bagi seorg gowesser yg paham sepeda, dia tdk akan mungkin berbicara seperti itu, karena dia sudah memiliki ilmu ttgnya. Paham knp sepeda bisa semahal itu. Krn dlm dunia sepeda memiliki byk kelas dan dilihat peruntukannya, faktor brand dan kualitas juga bisa mempengaruhi.

Kembali ke tema Survival, begitu jg ttg pembahasan Survival, tidak akan bisa nyambung antara seorg pendaki dgn seorg yg belum ngerasain ‘Adventure’. Dari kacamatanya sj sudah beda, maka jelas tdk akan ada titik temu. Bahkan diantara sesama ‘Adventurer’ aja bisa terjadi perbedaan, dilihat dari byknya pengalaman masing2.

Jadi survival itu berfungsi ketika dalam keadaan DARURAT. Bukan dibikin darurat atau darurat dibikin2 atau mengundang darurat. Selama masih ada alternatif lain, ya berarti kondisi masih blum bisa dibilang darurat.

Seperti kasus masak air di dalam botol plastik. Sudah sangat jelas disebutkan kalo tips ini hanya utk keadaan darurat. Kalo masih bisa masak air di dispenser, atau kompor gas, ya namanya itu bukan darurat. Lagipula mana ada orang survival di dalam hotel…hehe

Pengalaman ana, kalo pergi naik gunung gak cuma bawa botol plastik, tapi bawa perlengkapan lengkap, kompor, panci, termos, dll. Tapi kalo sdh musibah, bisa jadi perlengkapan tadi tdk bermanfaat atau hilang atau terpisah. Spt saat ana kena hypo krn kehujanan, pdhal kami bawa perlengkapan lngkap tmsuk tenda. Berhubung yg bawa tenda tertinggal jauh di belakang dan sulit disusul, akibatnya tenda tdk bisa dimanfaatkan sama ana.

Jadi, berbicaralah kita sesuai di bidangnya masing2. Jangan sampe gak paham ttg survival tapi berani bicara di forum para pendaki yg akibatnya malah jadi bahan bully-an.

Bukan mencela orang2 yg selalu hidup di ‘Zona Nyaman’, karena itu hak dan urusan mereka. Tapi jangan paksa kami utk masuk ke dalam zona-nya, dan jangan pula merendahkan kami karena berada di zona kami sendiri.

Ana punya byk teman yg terbiasa hidup di zona nyaman, gak pernah ngerasain zona susah spt adventure. Pernah jalan sama mereka, dan pernah jg mereka pengen nyobain jalan/tracking sama kami. Apa yg terjadi?

Sudah bisa diduga sebelumnya…
Mereka hanya jadi org2 yg selalu merepotkan dan menyusahkan kami. Bahkan mrk tdk memiliki kepedulian thd kami, kasarnya mrk ibarat benalu. Ketika kami kerja bareng spt masak, pasang tenda, cari air, dsb…mrk hanya jd penonton setia, tidur2an di dlm tenda,.dsb. bukan krn mrk sakit, krn spt itulah sifat mrk. Mrk tdk bisa hidup di zona kami.

Kami tdk mencela mrk, hanya sj kami sangat kasihan kpd mrk, seandainya suatu saat taqdir terjadi mereka hrs hidup di.zona yg susah, mrk baru akan menyadari dan menyesal, atau setidaknya mrk tdk mampu bertahan hidup lbh lama.

Didiklah keluarga kita, keturunan kita, krn suatu saat mrk akan mengalami masa2 sulit di akhir zaman. Yg biasa baca hadits ttg keadaan di akhir zaman pasti tau.
Jika kita tdk bisa, bgm kita mau mendidik keluarga kita?

(Kasus ini hanya terjadi pada oknum2 tertentu saja, tdk menyama ratakan semuanya).

Recent Posts :

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: