SELAMATKAN AKHWAT-AKHWAT MEREKA

29 May

10440727_10200453562138925_5427482714519949301_n.jpgSeorang majikan berkata kepada pembantunya : “Jika kamu baik kerjanya, rajin, punya loyalitas dan inisiatif yg tinggi, maka kamu akan saya kasih HADIAH umroh.”

Setelah setahun si pembantu bekerja, majikannya belum memberikan hadiahnya dikarenakan di mata majikannya, si pembantu masih belum mampu utk bekerja dengan baik. Kerjanya masih malas2an, inisiatif dan kejujurannya kurang, bahkan suka korupsi uang majikan.

 
Di akhir tahun, si pembantu menuntut ke majikannya untuk memberikan HADIAHNYA. Tapi majikannya tetap tidak mau memberikan. Akhirnya si pembantu mogok kerja. Kemudian dia mulai mengerahkan massa untuk mendemo majikannya sambil mencela majikannya dan teriak2 : HADIAH!…HADIAH!…HADIAH!

Ini hanyalah perumpamaan bagi orang2 atau kelompok2 yg punya ‘hobi’ berdemo dan teriak2 ‘Khilafah’, sedangkan mereka tidak memprioritaskan dakwah Tauhid.

Ketauhilah bahwa Khilafah adalah HADIAH dari Allah bagi setiap orang yang bertauhid.

Allah berfirman yang artinya: “Dan Allah telah menjanjikan orang-orang yang beriman dan beramal sholeh bahwa Allah sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di muka bumi (baca: mewujudkan khilafah) sebagaimana Allah telah memberikan kekuasaan kepada orang-orang sebelum kalian. Dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang Dia ridhoi untuk mereka (Islam), dan Dia sungguh akan mengganti keadaan mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman. Mereka beribadah kepadaKu dan tidak menyekutukanKu dengan sesuatu apappun.” (QS. An Nur: 55).

Ada yg bertanya, jadi sampai kapan dakwah Tauhid itu? Jika terus berdakwah tauhid, kapan kita berdakwah Khilafah?

Jawabnya, Dakwah tauhid sampai mati.

Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Sembahlah Rabbmu sampai datang kematian.” (QS. al-Hijr: 99).

Dakwah tauhid itu selamanya, sampai mati dan sampai hari kiamat.
Karena prioritas utamanya adalah Tauhid. Bukan berarti kami menolak Khilafah. Tapi Khilafah tidak lebih penting dan lebih utama dari Tauhid. Adapun kenyataan yg banyak terjadi adalah, banyak orang2 yg teriak2 Khilafah, namun mereka tidak paham hakikat Tauhid. Ada dari mereka ketika ditanya ada berapa macam Tauhid? Mereka tidak bisa menjawabnya. Ada juga dari mereka ditanya dimana Allah? Maka mereka menjawab dengan bermacam2 jawaban, ada yg mengatakan dimana2, ada yg mengatakan di urat leher, ada jg yg mengatakan tdk bertempat. Ketika ditanya, ada berapa Rukun Iman Kepada Allah? Mereka jg tidak mampu menjawabnya. Sangat prihatin bukan? Disaat pengetahuan mereka tentang Tauhid sangat minim, tapi mereka sudah berani berbicara tentang Khalifah??
Apakah Allah mengancam kita masuk neraka jika kita tidak menegakkan Khalifah???

Maka dari itu, prioritaskan ilmu dan dakwah kita dari yang sangat penting, kemudian yang penting, lalu ke yang kurang penting.

Wallahu Ta’ala A’lam.

Keterangan Foto : Sangat disayangkan sekali sikap kelompok ini (yang suka teriak2 Khilafah), disaat semua Ahlussunnah bersatu mendukung aksi negara Saudi yang menyelamatkan negara dan kaum muslimin di Yaman atas pemberontakan Syiah, justru kelompok ini malah mencela sikap Saudi dan malah membela Syiah??
Ayoo ikhwan2 ahlussunnah yang masih jomblo…selamatkan akhwat2 mereka (yg di kelompok ini)…segera dihalalin, biar gak keduluan orang2 Syiah.

 

Seorang majikan berkata kepada pembantunya : "Jika kamu baik kerjanya, rajin, punya loyalitas dan inisiatif yg tinggi,…

Posted by Fitria Kurniawan on Thursday, April 2, 2015

 

Recent Posts :

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: