KESIBUKAN ANAK-ANAK DI BULAN RAMADHAN

30 May

11701204_10200773268491384_3864287192988244512_n.jpg

Di Saudi, anak2 sudah diajarkan untuk banyak bershadaqah sejak usia dini, terlebih lagi ketika masuk bulan Ramadhan, seperti yg kita lihat di foto ini. Pemandangan seperti ini adalah biasa dijumpai di Saudi di bulan Ramadhan, khususnya di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi ketika menjelang ifthar (berbuka).

Jamaah Indonesia yang sedang berada disana pasti akan banyak menjumpai anak2 yang berlomba2 dalam bershadaqah memberikan makanan berbuka. Ada yang memberikan bahan makanan, ada juga yg memberikan teh atau kopi hangat, bahkan tidak ketinggalan juga ada yg sampai membagi2kan selembar tissue! Walaupun hanya dengan selembar tissue atau kantong plastik, mereka tetap semangat dan berlomba2 bagaimana caranya agar mereka bisa banyak bershadaqah di bulan yg penuh keutamaan ini.

Bahkan tidak sedikit dijumpai muhsinin yang saling rebutan kepada sesama muhsinin lainnya, agar orang2 lebih dahulu memilih shadaqahnya. Ada yang sampai rebutan dan berlomba2 agar orang2 lebih dulu memilih duduk di tempatnya yang sudah tersedia makanan. Pemandangan2 seperti inilah yang bisa menyejukkan dan menyentuh qalbu kita. Bagaimana kaum muslimin di saat itu ibarat satu saudara. Sifat kedermawanan mereka ibarat angin yg berhembus.

Tidak pula negeri2 yang lain semisal negeri kita sendiri indonesia, atau pun negeri2 yang terdapat kaum muslimin disana. Ada dari kaum muslimin yg tidak kalahnya seperti yg terjadi di Saudi. Mereka juga sangat antusias dalam melayani dan berlomba2 dalam memberikan shadaqah di bulan ini. Dari mulai membagi2kan makanan ifthar di jalan2, sampai membagikan ke rumah2.

Seperti inilah tradisi islam yg perlu dilestarikan. Tradisi yang bisa membuat musuh2 islam takut, atau menjadi cinta kepada islam. Bukan tradisi yang malah mendekatkan kita kepada dosa atau kelalaian seperti menyibukkan diri dengan ‘Ngabuburit’ atau jalan2 sore untuk memenuhi kebutuhan sendiri atau cuci mata, dengan berpakaian yang bisa membuat orang lain berdosa ketika melihatnya, serta menyia2kan waktu yg sangat berharga di bulan Ramadhan ini. Mereka memenuhi jalan2 utama, pasar2 atau Mall2 hanya untuk kelalaian dan kesibukan diri sendiri.

Semoga segala amal ibadah kita di bulan ini diterima oleh Allah Tabaraka wa Ta’ala, dan menjadi timbangan kita di hari akhir nanti.

(Sumber foto dari bang M Iwan Mulyadi )

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: