Archive | My Coment RSS feed for this section

MAKHLUK YANG BARU DICIPTAKAN

7 Feb

Awal tahun 2012 hujan terus menerus membasahi daerah Bogor dan sekitarnya.
Dengan sebab hujan ini banyak dari kaum muslimin yang menggugurkan aqidahnya, yaitu dengan mencela hujan. Tidakkah mereka tahu bahwa perbuatan mencela hujan sama halnya dengan mencela Allah?!

Jangan menyalahkan hujan, karena hujan adalah salah satu dari makhluk Allah yang taat kepadaNya. Tidaklah hujan turun ke bumi kecuali karena taat kepada perintahNya.

Hujan juga merupakan makhluk Allah yang baru saja tercipta dan memiliki usia sesaat saja. Hujan turun ke planet bumi sesuai dengan jumlah bilangan yang diperintahkan Allah dan hanya Allah yang mengetahui jumlah bilangan tersebut, tanpa ada setetes hujan pun yang mendurhakaiNya seperti menentang perintah Allah untuk turun ke bumi, bolos dan tidak mau turun, atau terlambat untuk turun.
Continue reading

BUKAN BASA BASI

7 Feb

Beberapa obrolan yang ana dapati dari beberapa ikhwah:
(Semoga bisa menjadi bahan koreksi dan intropeksi diri kita sendiri, untuk berbenah diri dalam menghadapi fitnah syubhat dan syahwat. Berusahalah untuk selalu berhusnuzhan/prasangka baik kepada saudara2 kita, dan carikan alasan yang baik untuk membela mereka selama masih ada sela untuk berprasangka baik ke mereka. Karena fitnah tidak hanya datang kepada kita yang lemah ini, namun juga bisa mendatangi kepada orang2 yang kuat dan berilmu.)

Obrolan pertama: Tentang sekolah.

A : “Ana lagi bingung mau menyekolahkan anak ana…dimana ya?

B : “Bingung kenapa? Ke Pesantren atau ma’had aja, insya Allah lebih aman, apalagi pergaulan anak2 sekarang sangat memprihatinkan!”

A : “Nah…yang bikin bingung adalah pesantrennya!”

B : “Kenapa?”

A : “Pesantren/ma’had sekarang mahal2! ada yang biaya masuknya minimal 5 juta, 10 juta juga ada, dan ada yang lebih dari itu, belum lagi iuran bulanannya, melebihi dari gaji ana. Kalau ana orang mampu sih gak masalah…Akankah dakwah yang haq ini hanya dimiliki oleh orang2 yang mampu atau kaya saja? Sedangkan kita yang lemah ini tidak bisa menikmati dakwah yang haq ini. Kalau anak ana dimasukkan ke sekolah negeri yang murah, nanti mudharatnya juga besar. Banyak pendidikan2 yang menyelisihi syariat, ditambah lagi jam pelajaran agama di sekolah negeri sangat minim sekali.”
Continue reading

DIALOG ABI DAN UMMI

26 Nov

Abi : “Bagaimana pendapat Ummi tentang poligami secara umum?”

Ummi : “Abi, secara umum poligami tidak ada nilai negatif sebagaimana yang digemborkan banyak orang, bahkan itu merupakan solusi satu-satunya lho.”

Abi : “Maksud Ummi ?”

Ummi : “Maksudnya, coba deh abi lihat, berapa perbandingan jumlah laki2 dan wanita? di Jakarta aja lebih dari 1 : 7, kalau semuanya dapat satu-satu, maka bagaimana nasib yang 6 lainnya?”

Abi : “Kalo Ummi sudah paham, bagaimana kalo kita yang memulai dan memberi contoh?”

Ummi : “Maksud Abi bagaimana?”

Abi : “Abi mau poligami, tapi yang cariin calonnya ummi saja ya?”

Ummi : “Apaa..!!! abi mau poligami??”

Abi : “Ya dong, kan Ummi sudah paham tadi, ingat ini juga sunnah Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wasallam lho..”

Ummi : “Wah! kalo begitu abi salah memahami sunnah yang dimaksud.”

Abi : “Salah dimana? Bukankah Nabi juga poligami?”

Ummi : “Makanya kalo mengamalkan sunnah jangan setengah2. Bukankah Nabi baru berpoligami setelah istri pertamanya yaitu Khadijah radhiyallahu ‘anha wafat?
Nah! Jadi abi boleh menikah lagi dan poligami sampai empat pun boleh, asal setelah istri pertama Abi ini yaitu Ummi meninggal, OK ?”

Abi : “Lho…?!”

Ummi : “Hayooo!…”(Siap2 ngelempar tabung gas)

Abi : Glekk….

Continue reading

PENGUSAHA KAYA DAN KYAI MISKIN

24 Nov

Ana pernah diceritakan oleh teman, tidak tahu apa ini kisah nyata atau hanya anekdot.  Seorang pengusaha kaya mendatangi seorang Kyai yang rumahnya di gunung dan terpencil. Pengusaha tersebut meminta kepada Kyai agar bisnisnya lancar serta mendapat kekayaan yang banyak. Kyai tersebut kaget dan berkata, “Tidak salah? Harusnya saya yang ngomong begitu ke bapak. Sudah tahu rumah saya gubuk, miskin, dan terpencil, koq meminta ke saya? Kalo saya bisa bikin orang-orang menjadi kaya, untuk apa saya disini dan prihatin seperti ini???” Continue reading

ROKOK TERPANJANG (31,5 KM) DAN TERMAHAL (RP.300 JUTA) DI DUNIA

20 Jun

Ana pernah hitung-hitungan mengenai rokok,

Rokok panjangnya 9 cm.
Kalau perokok aktif, biasanya menghabiskan 1 s/d 2 bungkus rokok sehari.

1 bungkus rokok = 12 batang rokok.

Untuk menghitung berapa panjang rokok yang dihisap selama hidupnya, adalah:
Panjang rokok 9 cm x 12 batang = 108 cm.
Berarti dia menghabiskan rokok sepanjang 1,08 meter dalam sehari.

Kalau dia merokok selama 40 tahun dalam hidupnya, berarti:
40 tahun = 14,600 hari (1 tahun = 365 hari).
Jadi, 108 cm x 14,600 hari = 1,576,800 cm atau 15,7 km lebih panjangnya!!

Itu yang sebungkus perhari, bagaimana dengan yang 2 bungkus perhari?

15,7 km x 2 bungkus = 31,5 km!!
Sepanjang jarak antara Jakarta sampai Bogor (Bojong Gede)…!!
Bisa masuk MURI nanti, Rokok terpanjang di dunia, dengan panjang jarak antara Jakarta s/d Bogor.

Continue reading

PERTARUNGAN SAYA DENGAN AYAM SAKTI

19 Jun

Ayam…itulah penyebab ana dahulu keluar dari aliran kebatinan dan ilmu kebal. Ketika ana bangga dengan apa yang ana miliki, yaitu ilmu kebal (tidak mempan dibacok, disiram air keras, dibakar api,dsb), punya ilmu sihir atau ajian (yang katanya karomah) dan bisa melakukan apa saja yang kita inginkan, serta punya bodyguard dari jenis setan (yang katanya khodam/pembantu dari makhluk ghaib). Namun semuanya sirna gara-gara ana dipatok ayam, sakit sekali…!!

Disitulah perlahan-lahan ana mulai sadar bahwa yang ana jalani adalah sesat dan menyesatkan.
Continue reading

HATI-HATI TINGGAL DI BOJONGGEDE (BOGOR) !

18 Jun

“Tenang saja… Tinggal di Bojong Gede (Bogor) bakalan aman gan. Gak bakalan kena Tsunami, gak bakalan kebanjiran, gak ada gempa dan gak kena gunung meletusss…”

Ini adalah perkataan dan pemahaman yang keliru, menyelisihi aqidah dalam Islam. Sikap ini merupakan tipu daya syetan dan akan mengurangi kesempurnaan tauhid yang ada pada diri seorang hamba. Ana pernah mendengar perkataan ini secara langsung dari ucapan seorang teman ana disini. Karena termasuk perkara aqidah yang wajib dimiliki oleh setiap orang beriman adalah tidak boleh merasa aman dari siksa atau adzab Allah. Tidak hanya di Bojong Gede (tempat ana tinggal) saja, melainkan dimana pun kita tinggal dan berada, hendaknya seorang yang beriman tidak merasa aman akan musibah atau adzab yang bisa menimpa kita kelak.
Continue reading

MAMA…AKU KEDINGINAN…

6 Jun

Allah Subhanahu wa Ta’ala telah berfirman:

وَإِذَا الْمَوْءُوْدَةُ سُئِلَتْ. بِأَيِّ ذَنْبٍ قُتِلَتْ. [التكوير: ٨-٩]

“Dan apabila bayi-bayi perempuan yang dikubur hidup-hidup ditanya karena dosa apakah dia dibunuh.” (At-Takwir: 8-9)

“Sesungguhnya rugilah orang yang membunuh anak-anak mereka karena kebodohan lagi tidak mengetahui, dan mereka mengharamkan apa yang Allah telah rezekikan kepada mereka dengan semata-mata mengada-adakan terhadap Allah. Sesungguhnya mereka telah sesat dan tidaklah mereka mendapat petunjuk.” (QS. al-An’am (6) : 140)

“…dan janganlah kamu membunuh anak-anak kamu karena takut kemiskinan. Kami akan memberi rezeki kepadamu dan kepada mereka; dan janganlah kamu mendekati perbuatan-perbuatan yang keji, baik yang nampak di antaranya maupun yang tersembunyi, dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) melainkan dengan sesuatu (sebab) yang benar “. Demikian itu yang diperintahkan oleh Tuhanmu kepadamu supaya kamu memahami (nya).” (QS. al-An’am (6) : 151)

Continue reading

JANGAN MEMPERCAYAI JIN YANG ‘MENGAKU’ MUSLIM

2 Jun

Janganlah kita mempercayai suatu berita yang berasal dari Jin yang mengaku jin muslim, apalagi jin tersebut berinteraksi dengan manusia atau masuk ke dalam jasad manusia. Karena itu tidak mungkin dilakukan oleh jin2 yang beriman, bisa jadi itu adalah jin kafir yang mengaku muslim, atau jin muslim tapi yang ahlu bid’ah atau fasiq. Jin yang beriman/alim tidak akan mau berinteraksi dengan manusia, karena itu dilarang bagi jin. Wallahu a’lam.

‎”Dan sesungguhnya di antara kami (bangsa jin) ada yang shaleh dan ada (pula) kebalikannya. Kami menempuh jalan yang berbeda-beda.” (QS. Al Jinn: 11)

“Dan di antara kami ada yang Islam dan ada yang menyimpang dari kebenaran. Siapa yang Islam, maka mereka itu telah memilih jalan yang lurus. Dan adapun yang menyimpang dari kebenaran, maka mereka menjadi bahan bakar bagi neraka Jahannam.” (QS. Al Jinn: 14-15).

“Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan.” (Al-Jin: 6)

“Dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap nabi itu musuh, yaitu setan-setan (dari jenis) manusia dan (dari jenis) jin, sebahagian mereka membisikkan kepada sebahagian yang lain perkataan-perkataan yang indah-indah untuk menipu (manusia).” (Al-An’am: 112)
Continue reading

JANGAN SOMBONG JIKA SUDAH ‘MENGAKU’ SALAFI

2 Jun

Jangan meremehkan seseorang (menganggap diri kita lebih baik darinya), walaupun dia pelaku maksiat atau pelaku bid’ah (selama bukan bid’ah mukaffirah), atau juga orang yang ditahdzir. Karena bisa jadi Allah mengampuni dosa2 orang tersebut sehingga mendapat keutamaan masuk surga, dan bisa jadi Allah tidak mengampuni dosa2 kita sehingga kita terhalang untuk masuk surga. Wallahul musta’an.

Al Imam Adz Dzahabi rahimahullah berkata, “Kesombongan yang paling buruk adalah orang yang menyombongkan diri di hadapan manusia dengan ilmunya , merasa dirinya besar dengan kemuliaan yang dia miliki. Bagi orang tersebut tidak bermanfaat ilmunya untuk dirinya. Barangsiapa yang menuntut ilmu demi akhirat maka ilmunya itu akan menimbulkan hati yang khusyuk serta jiwa yang tenang. Dia akan terus mengawasi dirinya dan tidak bosan untuk terus memperhatikannya, bahkan setiap saat dia selalu introspeksi dan meluruskannya. Apabila dia lalai dari hal itu, dia akan menyimpang dari jalan yang lurus dan akan binasa. Barangsiapa yang menuntut ilmu untuk membanggakan diri dan meraih kedudukan, memandang remeh kaum muslimin yang lainnya serta membodoh-bodohi dan merendahkan mereka, maka hal ini merupakan kesombongan yang paling besar. Tidak akan masuk surga orang yang di dalam hatinya terdapat kesombongan walaupun hanya sebesar dzarrah (biji sawi).
Laa haula wa laa quwwata illaa billah. ” (Al Kabaa’ir ma’a Syarh li Ibni al ‘Utsaimin hal. 75-76, cet. Daarul Kutub ‘Ilmiyah.)
Continue reading