Archive | My Coment RSS feed for this section

MAMA…AKU KEDINGINAN…

6 Jun

Allah Subhanahu wa Ta’ala telah berfirman:

وَإِذَا الْمَوْءُوْدَةُ سُئِلَتْ. بِأَيِّ ذَنْبٍ قُتِلَتْ. [التكوير: ٨-٩]

“Dan apabila bayi-bayi perempuan yang dikubur hidup-hidup ditanya karena dosa apakah dia dibunuh.” (At-Takwir: 8-9)

“Sesungguhnya rugilah orang yang membunuh anak-anak mereka karena kebodohan lagi tidak mengetahui, dan mereka mengharamkan apa yang Allah telah rezekikan kepada mereka dengan semata-mata mengada-adakan terhadap Allah. Sesungguhnya mereka telah sesat dan tidaklah mereka mendapat petunjuk.” (QS. al-An’am (6) : 140)

“…dan janganlah kamu membunuh anak-anak kamu karena takut kemiskinan. Kami akan memberi rezeki kepadamu dan kepada mereka; dan janganlah kamu mendekati perbuatan-perbuatan yang keji, baik yang nampak di antaranya maupun yang tersembunyi, dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) melainkan dengan sesuatu (sebab) yang benar “. Demikian itu yang diperintahkan oleh Tuhanmu kepadamu supaya kamu memahami (nya).” (QS. al-An’am (6) : 151)

Continue reading

JANGAN MEMPERCAYAI JIN YANG ‘MENGAKU’ MUSLIM

2 Jun

Janganlah kita mempercayai suatu berita yang berasal dari Jin yang mengaku jin muslim, apalagi jin tersebut berinteraksi dengan manusia atau masuk ke dalam jasad manusia. Karena itu tidak mungkin dilakukan oleh jin2 yang beriman, bisa jadi itu adalah jin kafir yang mengaku muslim, atau jin muslim tapi yang ahlu bid’ah atau fasiq. Jin yang beriman/alim tidak akan mau berinteraksi dengan manusia, karena itu dilarang bagi jin. Wallahu a’lam.

‎”Dan sesungguhnya di antara kami (bangsa jin) ada yang shaleh dan ada (pula) kebalikannya. Kami menempuh jalan yang berbeda-beda.” (QS. Al Jinn: 11)

“Dan di antara kami ada yang Islam dan ada yang menyimpang dari kebenaran. Siapa yang Islam, maka mereka itu telah memilih jalan yang lurus. Dan adapun yang menyimpang dari kebenaran, maka mereka menjadi bahan bakar bagi neraka Jahannam.” (QS. Al Jinn: 14-15).

“Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan.” (Al-Jin: 6)

“Dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap nabi itu musuh, yaitu setan-setan (dari jenis) manusia dan (dari jenis) jin, sebahagian mereka membisikkan kepada sebahagian yang lain perkataan-perkataan yang indah-indah untuk menipu (manusia).” (Al-An’am: 112)
Continue reading

JANGAN SOMBONG JIKA SUDAH ‘MENGAKU’ SALAFI

2 Jun

Jangan meremehkan seseorang (menganggap diri kita lebih baik darinya), walaupun dia pelaku maksiat atau pelaku bid’ah (selama bukan bid’ah mukaffirah), atau juga orang yang ditahdzir. Karena bisa jadi Allah mengampuni dosa2 orang tersebut sehingga mendapat keutamaan masuk surga, dan bisa jadi Allah tidak mengampuni dosa2 kita sehingga kita terhalang untuk masuk surga. Wallahul musta’an.

Al Imam Adz Dzahabi rahimahullah berkata, “Kesombongan yang paling buruk adalah orang yang menyombongkan diri di hadapan manusia dengan ilmunya , merasa dirinya besar dengan kemuliaan yang dia miliki. Bagi orang tersebut tidak bermanfaat ilmunya untuk dirinya. Barangsiapa yang menuntut ilmu demi akhirat maka ilmunya itu akan menimbulkan hati yang khusyuk serta jiwa yang tenang. Dia akan terus mengawasi dirinya dan tidak bosan untuk terus memperhatikannya, bahkan setiap saat dia selalu introspeksi dan meluruskannya. Apabila dia lalai dari hal itu, dia akan menyimpang dari jalan yang lurus dan akan binasa. Barangsiapa yang menuntut ilmu untuk membanggakan diri dan meraih kedudukan, memandang remeh kaum muslimin yang lainnya serta membodoh-bodohi dan merendahkan mereka, maka hal ini merupakan kesombongan yang paling besar. Tidak akan masuk surga orang yang di dalam hatinya terdapat kesombongan walaupun hanya sebesar dzarrah (biji sawi).
Laa haula wa laa quwwata illaa billah. ” (Al Kabaa’ir ma’a Syarh li Ibni al ‘Utsaimin hal. 75-76, cet. Daarul Kutub ‘Ilmiyah.)
Continue reading

KETIKA SEORANG ULAMA MENDIDIK ANAKNYA

2 Jun

Yusuf bin Ahmad asy Syirazi pernah menyatakan dalam bukunya Arba’in al Buldan (kisah 40 negeri),
“Tatkala aku mengembara menemui guru kami (yg memang tujuan pengembaraan kami di dunia kala itu adalah ulama ahli isnad masa itu dan tujuan perjalanan menghabiskan waktu), Allah menakdirkan diriku utk dapat menemui beliau di ujung negeri Kerman (di daerah Iran skr). Aku segera memberi salam kepadanya, menciumnya dan duduk dihadapannya. Beliau lalu bertanya kpdku, ‘Angin apa yg membawamu datang ke negeri ini?’ Aku menjawab, ‘Aku memang bermaksud datang kpd anda, dan tujuanku setelah Allah adalah diri anda. Aku telah menulis setiap yang sampai kepadaku dari hadits anda dgn tanganku sendiri, aku datang menemui anda dengan kakiku sendiri; utk mendapatkan berkah nafas2 dan memperoleh bagian dari ketinggian sanad anda.’Beliau menanggapi, ‘Semoga Allah mengaruniai taufiq kpd kita semua menuju keridhaan-Nya, menjadikan usaha dan tujuan kita hanya kepada-Nya. Apabila engkau mengetahui siapa diriku sebenarnya, niscaya engkau tidak akan memberi salam kepadaku dan tidak akan duduk belajar di hadapanku.’ Lalu beliau menangis lama sekali dan membuat org2 disekelilingnya ikut menangis. Kmd beliau berkata, ‘Ya Allah, tutupilah dosa2 kami dgn hijab-Mu yg terbaik, seusai Engkau tutupi dosa2 kami, sisakan perbuatan yg membuat-Mu ridha kpd kami.'”
Continue reading

KUBURAN ATAU KAMAR PENGANTEN ?

2 Jun

Itu kuburan mirip kamar penganten? Kamar penganten ana dulu gak sebagus itu. Apa yang mati masih penganten baru?
Dipakein kelambu lagi (banyak nyamuknya ya?)
Pake lilin & lampu remang2 (wah tambah romantis banget)
Pake wangi2an & kembang 7 rupa (bikin syahdu)
Plus makanan & buah2an (pengen punya kamar penganten kayak gini..mengkhayal)
…Tapi sayang..knp?
Sayang kuburannya gak di cat warna pink, jadi kurang romantis.

Sekalian aja sesajennya diganti sama cokelat atw permen, biar happy valentine,,,

Ahsan bikin komunitas sendiri ‘KUBURAN FANS MANIA CLUB’.
Lambangnya Love sama Tengkorak… Gokil !

Kite gak menolak dan tdk meniadakan ziarah kubur. Bahkan kite mdukung disyariatkannya ziarah kubur, tapi itu ada adab2nya. Ada ziarah yg disyariatkan dan ada jg yg dilarang. Perlu perincian githu..

Dulu wkt ana msh skolah, ana pernah main ke daerah pondok gede, ujung aspal, didaerah persawahan. Ketika cuaca panas ana berniat utk berteduh. Ana lht ditengah sawah ada bangunan kosong yg kecil seperti pos atau gardu. Setelah ana smp dibangunan tsb ana kaget krn rupanya pabrik rokok!
Maksudnya, bangunan tsb dipenuhi oleh bungkus rokok yg msh utuh dan tersegel sbanyak ratusan bungkus! Saking byknya bungkus rokok tsb, jadi mbentuk spt gunung. Ana perhatikan rupanya dibawah tumpukan rokok tsb adalah sbuah makam keramat!
Ana ketawa heran krn ini kuburan model baru. Biasanya yg ana ketahui kalo kuburan2 itu disebarkan bunga, tapi ini yg disebar malah rokok. Hehehe…
Tanya kenapa?
Continue reading

AKIBAT NONTON SINETRON

2 Jun

Sepasang suami istri asyik nonton sinetron berduaan. Si istri menikmati alur ceritanya, sedangkan si suami menikmati kecantikan artis2nya. Namun rupanya wajah istrinya tak secantik artis sinetron. Akibat terpengaruh sinetron, akhirnya suaminya selingkuh utk melampiaskan hasratnya. Si istri tak mnyadari. Lalu apa yang terjadi kemudian?

Suami asyik dgn selingkuhannya krn lbh cantik dari istrinya, akibatnya istrinya kurang diperhatikan. Krn kurang diperhatikan suami, si istri jg beraksi, sama2 mencari selingkuhan. Akhirnya suami dan istri saling berselingkuh. Rumah tangga mrk smakin mburuk, hingga akhirnya mrk resmi bercerai. Lihatlah bgm syaithan berhasil memisahkan antara suami dgn istri hanya krn diawali oleh sinetron atw yg sejenisnya. Masih mau nonton sinetron?

Byk terjadi hal spt itu dari yg pernah ana tau, bahkan ada yg lbh parah dari itu. Mrk tdk mengetahui bhw sebabnya dari sinetron atw hal2 yg sepele menurut mrk. Sehingga dampaknya mjadi lbh bsar skali. Wallahu alam.

 

Tanya: Bagaimana hukumnya sandiwara (sinetron, film)?

Jawaban Asy-Syaikh Dr. Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al-Fauzan Hafidzahullah

Sandiwara, saya katakan tidak boleh karena:

Pertama: Di dalamnya melalaikan orang yang hadir, mereka memperhatikan gerakan-gerakan pemain sandiwara dan mereka senang (tertawa). Di dalamnya mengandung unsur menyia-nyiakan waktu. Orang Islam akan dimintai pertanggungjawabannya terhadap waktunya. Dia dituntut untuk memelihara dan mengambil faedah dari waktunya, untuk mengamalkan apa-apa yang diridhai oleh Allah Azza wa Jalla, sehingga manfaatnya kembali kepadanya baik di dunia maupun di akhirat. Sebagaimana hadits Abu Barzah Al-Aslamy, dia berkata: Telah bersabda Rasulullah:

“Tidak bergeser kedua kaki seorang hamba pada hari kiamat sehingga ditanya tentang umurnya, untuk apa dia habiskan. Tentang hartanya darimana dia dapatkan, dan untuk apa dia infakkan. Tentang badannya untuk apa dia kerahkan…” (Dikeluarkan Al Imam At-Tirmidzi (2417) dan dia menshahihkannya)

Umumnya sandiwara itu dusta. Bisa jadi memberi pengaruh bagi orang yang hadir dan menyaksikan atau memikat perhatian mereka atau bahkan membuat mereka tertawa. Itu bagian dari cerita-cerita khayalan. Sungguh telah ada ancaman dari Rasulullah bagi orang yang berdusta untuk menertawakan manusia dengan ancaman yang keras. Yakni dari Muawiyah bin Haidah bahwasanya Rasulullah bersabda:

“Celaka bagi orang-orang yang berbicara (mengabarkan) sedangkan dia dusta (dalam pembicaraannya) supaya suatu kaum tertawa maka celakalah dia, celakalah bagi dia.” (Hadits hasan dikeluarkan oleh Hakim (I/46), Ahmad (V/35) dan At-Tirmidzi (2315))

Mengiringi hadits ini Asy-Syaikhul Islam berkata: “Sungguh Ibnu Mas’ud berkata: Sesungguhnya dusta itu tidak benar baik sungguh-sungguh maupun bercanda.”

Adapun apabila dusta itu menimbulkan permusuhan atas kaum muslimin dan membahayakan atas dien tentu lebih keras lagi larangannya. Bagaimanapun pelakunya yang menertawakan suatu kaum dengan kedustaan berhak mendapat hukuman secara syar’i yang bisa menghalangi dari perbuatannya itu.

[Dinukil dari Edisi Indonesia Menepis Penyimpangan Manhaj Dakwah hal. 84-93, Asy-Syaikh Dr. Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al-Fauzan – http://www.salafy.or.id/print.php?id_artikel=440]

 

Recent Posts :

CUCI OTAK

2 Jun

Contoh pencucian otak oleh sebagian oknum : “Kamu sudah sangat banyak dosa2nya. Jika kamu mati, nerakalah tempatmu. Kamu harus taubat, kemudian mati syahid, dan dosa2mu terampuni smuanya, maka kamu akan masuk surga.”
“Bagaimana caranya?”
“Caranya dengan melakukan bom bunuh diri…”

Salah satu faktor yang menjerumuskn manusia kepada kesalahan dan menjadi penghalang baginya memperoleh hikmah adalah apa yang disebut dengan pencucian otak. Secara singkat pencucian otak dilakukan dengan cara menjadikan seseorang meyakini dan mengakui bahwa pemikiran2 dan perilaku2nya adalah salah dan ia harus tunduk kepada pemikiran2 yang baru.

Sasaran orang2 yang akan dicuci otaknya adalah orang2 yang sangat awwam dalam masalah agama, atau orang2 yang bodoh, seperti anak2 nakal atau anak jalanan, pemulung, dan juga para pelaku kemaksiatan seperti preman, dsb. Ana pernah kenal dengan orang2 yang telah dicuci otaknya, mereka bekerja sebagai tukang ojek, tukang koran, berandalan, dll.  Kenapa sasarannya seperti itu? agar mempermudah aksi mereka.  Karena jika sasarannya adalah org2 yang pintar atau berilmu dan memiliki wawasan agama, niscaya mereka akan kesulitan untuk mendoktrin dan mempengaruhinya, beda halnya dengan orang2 yang awwam dalam agama yang tinggal mengikuti dan menuruti apa kata mereka. Itu juga tidak membutuhkan waktu yang lama.
Continue reading