REPOTNYA WANITA YANG TIDAK BERHIJAB

28 Jul

Orang2 awam menyangka wanita yang berhijab itu lebih repot/ribet dan kesulitan dibandingkan dengan wanita yang tidak berhijab.
Padahal justru Wanita yang tidak berhijab sebenarnya lebih kesulitan dan lebih repot dibandingkan dengan wanita yang berhijab.
Perlu bukti?

– Ketika mau keluar rumah (ke pasar, kantor, kondangan, dll), wanita yang tidak berhijab akan direpotkan dengan make up atau merias wajah, rambut, dll, dan itu membutuhkan waktu yang tidak sebentar, bisa setengah jam, atau sejam. Berbeda dengan wanita yang berhijab ketika akan keluar rumah, cukup mengenakan hijabnya atau cadarnya, sudah jadi…hanya sekitar 5 menit saja.

– Ketika duduk di tempat umum, wanita yang tidak berhijab akan sangat kerepotan, apalagi yang memakai rok diatas lutut, dia tidak akan bisa duduk dengan tenang, sebentar2 merubah posisi duduknya, membenarkan roknya, dan selalu menengok ke kanan dan ke kiri. Jika dia memakai baju yg pendek, maka akan lebih repot lagi, sebentar-bentar dia mengulurkan tangannya ke belakang pinggangnya untuk mengetahui apakah auratnya terlihat (celana dalamnya atau bokongnya). Benar2 sangat merepotkan sekali. Berbeda dengan wanita yang berhijab, dia bisa duduk dengan santai dan puas tanpa merasa takut auratnya terlihat.

– Ketika tiba waktu shalat dan kondisi sedang di luar, maka wanita yang tidak berhijab akan merasa kesulitan ketika hendak shalat (kecuali jika wanita tersebut tidak shalat). Dia akan mencari masjid yang menyediakan ‘mukena’, jika tersedia mukena di masjid, maka mukena itu sudah dalam kondisi yang kotor dan bau, bekas dipakai oleh ratusan orang, dan jarang di cuci, dan jika tidak tersedia, maka dia tidak shalat. Jadi mau tidak mau dia harus membawa mukena untuk setiap bepergian. Berbeda dengan wanita yang berhijab, dia bisa langsung shalat dengan pakaiannya sendiri, tanpa perlu membawa mukena atau mencari mukena di masjid.

– Kebutuhan wanita yang tidak berhijab lebih banyak dibandingkan kebutuhan wanita yang berhijab. Untuk pakaian, wanita yang tidak berhijab membutuhkan banyak pakaian untuk mengikuti perkembangan mode yang selalu berganti-ganti dari masa ke masa. Sedangkan wanita yang berhijab dalam berpakaian tidak mengikuti perkembangan mode, jadi tidak ada tuntutan untuk tampil modis. Untuk perhiasan wanita seperti make up, aksesoris, parfum, dll juga sama dialami oleh wanita yang tidak berhijab, yaitu membutuhkan lebih banyak dibandingkan dengan wanita yang berhijab. Contohnya make up atau parfum, wanita yang tidak berhijab lebih cepat menghabiskan make up dan parfum dari wanita yang berhijab, karena wanita yang tidak berhijab sering menggunakannya setiap saat, ketika mau keluar rumah, pergi kerja, ke pasar, kondangan, sampai melayani suami, sedangkan wanita yang berhijab hanya menggunakannya ketika melayani suaminya saja. Belum lagi wanita yang tidak berhijab juga membutuhkan perhiasan2 yang mengikuti perkembangan zaman seperti lensa mata, kawat gigi, rambut palsu, dsb, yang semua itu tidak dibutuhkan oleh wanita yang berhijab.

– Ketika ada aib atau cacat di tubuhnya yang nampak oleh manusia, maka wanita yang tidak berhijab akan sangat kerepotan sekali untuk menghilangkan aib tersebut atau menyembunyikannya, seperti jerawat, luka di kulit/koreng, dan lainnya. Berbeda dengan wanita yang berhijab yang tidak merasa khawatir karena tubuhnya sudah tertutupi semua.

Dan masih ada lagi beberapa perbandingan yang tidak disebutkan disini, karena perbandingan2 diatas sudah cukup untuk digunakan sebagai bukti bahwa wanita yang tidak berhijab itu lebih repot dan merasa kesulitan dibandingkan dengan wanita yang berhijab.

Abu Fahd Negara Tauhid

Recent Posts :

Orang2 awam menyangka wanita yang berhijab itu lebih repot/ribet dan kesulitan dibandingkan

dengan wanita yang tidak berhijab.
Padahal justru Wanita yang tidak berhijab sebenarnya lebih kesulitan dan lebih repot

dibandingkan dengan wanita yang berhijab.
Perlu bukti?

– Ketika mau keluar rumah (ke pasar, kantor, kondangan, dll), wanita yang tidak berhijab

akan direpotkan dengan make up atau merias wajah, rambut, dll, dan itu membutuhkan waktu

yang tidak sebentar, bisa setengah jam, atau sejam. Berbeda dengan wanita yang berhijab

ketika akan keluar rumah, cukup mengenakan hijabnya atau cadarnya, sudah jadi…hanya

sekitar 5 menit saja.

– Ketika duduk di tempat umum, wanita yang tidak berhijab akan sangat kerepotan, apalagi

yang memakai rok diatas lutut, dia tidak akan bisa duduk dengan tenang, sebentar2 merubah

posisi duduknya, membenarkan roknya, dan selalu menengok ke kanan dan ke kiri. Jika dia

memakai baju yg pendek, maka akan lebih repot lagi, sebentar-bentar dia mengulurkan

tangannya ke belakang pinggangnya untuk mengetahui apakah auratnya terlihat (celana dalamnya

atau bokongnya). Benar2 sangat merepotkan sekali. Berbeda dengan wanita yang berhijab, dia

bisa duduk dengan santai dan puas tanpa merasa takut auratnya terlihat.

– Ketika tiba waktu shalat dan kondisi sedang di luar, maka wanita yang tidak berhijab akan

merasa kesulitan ketika hendak shalat (kecuali jika wanita tersebut tidak shalat). Dia akan

mencari masjid yang menyediakan ‘mukena’, jika tersedia mukena di masjid, maka mukena itu

sudah dalam kondisi yang kotor dan bau, bekas dipakai oleh ratusan orang, dan jarang di

cuci, dan jika tidak tersedia, maka dia tidak shalat. Jadi mau tidak mau dia harus membawa

mukena untuk setiap bepergian. Berbeda dengan wanita yang berhijab, dia bisa langsung shalat

dengan pakaiannya sendiri, tanpa perlu membawa mukena atau mencari mukena di masjid.

– Kebutuhan wanita yang tidak berhijab lebih banyak dibandingkan kebutuhan wanita yang

berhijab. Untuk pakaian, wanita yang tidak berhijab membutuhkan banyak pakaian untuk

mengikuti perkembangan mode yang selalu berganti-ganti dari masa ke masa. Sedangkan wanita

yang berhijab dalam berpakaian tidak mengikuti perkembangan mode, jadi tidak ada tuntutan

untuk tampil modis. Untuk perhiasan wanita seperti make up, aksesoris, parfum, dll juga sama

dialami oleh wanita yang tidak berhijab, yaitu membutuhkan lebih banyak dibandingkan dengan

wanita yang berhijab. Contohnya make up atau parfum, wanita yang tidak berhijab lebih cepat

menghabiskan make up dan parfum dari wanita yang berhijab, karena wanita yang tidak berhijab

sering menggunakannya setiap saat, ketika mau keluar rumah, pergi kerja, ke pasar,

kondangan, sampai melayani suami, sedangkan wanita yang berhijab hanya menggunakannya ketika

melayani suaminya saja. Belum lagi wanita yang tidak berhijab juga membutuhkan perhiasan2

yang mengikuti perkembangan zaman seperti lensa mata, kawat gigi, rambut palsu, dsb, yang

semua itu tidak dibutuhkan oleh wanita yang berhijab.

– Ketika ada aib atau cacat di tubuhnya yang nampak oleh manusia, maka wanita yang tidak

berhijab akan sangat kerepotan sekali untuk menghilangkan aib tersebut atau

menyembunyikannya, seperti jerawat, luka di kulit/koreng, dan lainnya. Berbeda dengan wanita

yang berhijab yang tidak merasa khawatir karena tubuhnya sudah tertutupi semua.

Dan masih ada lagi beberapa perbandingan yang tidak disebutkan disini, karena perbandingan2 diatas sudah cukup untuk digunakan sebagai bukti bahwa wanita yang tidak berhijab itu lebih repot dan merasa kesulitan dibandingkan dengan wanita yang berhijab.

Abu Fahd Negara Tauhid

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: